Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Mantan Kabid Dinas PU Lhokseumawe Terancam 20 Tahun Penjara

SAID AQIL AL MUNAWARPolisi membawa terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Mapolres Lhokseumawe
A A A

LHOKSEUMAWE –Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe berhasil meringkus oknum mantan pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kota Lhokseumawe terkait kasus narkotika jenis sabu-sabu, Jum’at (19/03/2021).

Tersangka M diringkus oleh Tim Satresnarkoba di rumahnya bersama barang bukti sekira pukul 19.30 Wib, Rabu (17/03). Bertempat dikediamannya jalan Petua Ali Gampong Teumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

“Penangkapan tersangka M berawal dari informasi masyarakat, untuk menindak lanjuti kebenaran tersebut, pihak polres lhokseumawe melakukan penyelidikan, lalu setelah dilakukan penyelidikan lebih kurang satu minggu, diketahui tersangka M, ternyata memiliki paket sabu," ungkap Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK dalam Press rilisnya di ruang aula serba guna Mapolres setempat, Jum’at (19/03).

Dijelaskan Kapolres, kemudian pada hari Rabu tanggal 17 Maret 2021, tim opsnal Satresnarkoba melakukan pemantauan dan pengecekan di seputaran jalan Tempok teungoh untuk melakukan penangkapan, tersangka M berhasil ditangkap sekitar pukul 19:30 Wib dalam rumahnya.

"Setelah dilakukan penggeledahan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah celana panjang model jeans warna biru di dalam kantong belakangnya terdapat kotak rokok berisi satu buah paket sabu yang telah dikemas dalam plastik bening dan satu buah HP android,"jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka M dijerat pasal 114 ayat (I) jo pasal 112 ayat (I) UU. RI No 35 tahun 2009 teantang narkotika. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau ancaman pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Denda paling sedikit 1 Milyar dan paling banyak 10 Milyar.

Selain itu dikatakan kapolres lhokseumawe, pihaknya akan melakukan penyilidikan lebih mendalam terhadap pengembangan kasus ini. "Apakah ada teman-temanya yang terlibat lainya, ini akan terus kita dalami,”tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, MK (42) Mantan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Lhokseumawe dikabarkan telah diringkus tim Satnarkoba Polres Lhokseumawe atas dugaan kasus narkoba, Kamis (18/03/2021).

Menurut informasi yang diperoleh media ini, MK ditangkap setelah dilakukan penggrebekan oleh tim Satnarkoba Polres Lhokseumawe sekira pukul 19.30 Wib, Rabu (17/03). Bertempat di rumahnya jalan Petua Ali Gampong Teumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Bahkan setelah ditangkap, MK langsung diboyong ke Mapolres Lhokseumawe, dan menurut informasi kini MK sudah di tahanan Polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...