Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Meski Belum Ditahan

Mantan Bendahara Kampung Tanjung Pura Ditetapkan Tersangka

SAMSUDDINKasatreskrim Iptu Rifki Muslim SH
A A A

BENER MERIAH – Penyidik Satreskrim Polres Bener Meriah menetapkan MT mantan operator sekaligus merangkap sebagai bendahara Kampung Tanjung Pura, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah sebagai tersangka perkara membawa kabur Dana Desa.

“Kita telah menetapkan MT mantan bendahara sekaligus operator Kampung Tanjung Pura sebagai tersangka terkait membawa kabur anggaran dana desa,"kata Kapolres Bener Meriah melalui Kasatreskrim Iptu Rifki Muslim SH, Kamis (18/3/2021).

Kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka, kata Rifki, MT belum dilakukan penahanan sebab saat ini masih menunggu hasil audit oleh inspektorat Kabupaten Bener Meriah.

“Kita tunggu hasil audit, karena kita meminta audit anggaran dana desa secara keseluruhan satu tahun berjalan pada tahun 2020, justru itu kita belum menahan tersangka MT karena kita masih menunggu hasil audit pihak inspektorat,"sebut Rifki.

Seperti diketahui, pada bulan Januari 2020 silam diduga MT membawa kabur dana desa senilai Rp318 juta rupiah namun pada waktu itu ternyata MT telah men-transfer untuk BUMK senilai Rp140 juta dan setelah sisa anggaran yang dibawa kabur MT diduga mencapai Rp109 juta rupiah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...