Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan kewenangan kepada 14 kabupaten/kota di Aceh bersama 88 Kabupaten/Kota lainnya yang berstatus zona hijau atau belum terdampak Covid-19, untuk membolehkan masyarakat melaksanakan kegiatan yang produktif.

Kanji Rumi

Makanan Khas Masyarakat Ujung Kalak saat Bulan Ramadhan

VINDA EKA SAPUTRA Suasana memasak kanji rumi
A A A

ACEH BARAT – Pada saat bulan Ramadhan tiba kita sering melihat hal berbeda dari hari-hari biasanya dan hanya ada  pada saat bulan ramadan, seperti halnya buka puasa bersama, sahur bersama dan juga makanan khas yang hanya ada pada saat bulan Ramadhan.

Begitu pula yang ada di Desa Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Masyarakat di desa tersebut mempunyai makanan khas yang hanya dibuat pada saat bulan Ramadan.

Makanan khas yang disajikan masayarat Ujung kalak pada saat bulan Ramadan adalah Kanji Rumi, maknan ini adalah makanan yang di buat dari beras dan campuran rempah-rampah yang disajikan dalam jumlah yang banyak.

Mereka memasak makanan khas ini bersama- sama dengan masyarakat lainnya di halaman masjid Al-Mabrur Ujung kalak pada sore hari dengan maksud agar dapat disantap ketika berbuka puasa dimesjid tersebut.

Tata Irfan, Selaku juru masak makanan khas ini mengatakan bahwa sudah sejak lama dan setiap datang bulan ramadan masyarakat desa tersebut memasak Kanji Rumi secara bersama-sama dengan tujuan untuk santapan bersama ketika berbuka puasa.

“Bahan-bahan yang kami gunakan untuk memasak Kanji Rumi ini yaitu Beras, Ayam, Tomat, Lengkuas dan bahan-bahan lainnya yang dicampur secara merata dan paling sedikit biasanya kami menyajikan seratus porsi perharinya,” kata Irfan, Sabtu (02/05/2020).

Selain untuk berbuka puasa, masyarakat juga meyakini bahwa Kanji Rumi ini dapat meningkatkan imun tubuh karena dimasak menggunakan rempah-rempah yang berkhasiat.

“Jadi masyarakat yang sudah memakan Kanji Rumi ini biasanya lebih bersemangat dan tenaganya kembali penuh setelah seharian berpuasa,” jelasnya.

Selain untuk masyarakat setempat makanan khas ini juga diberikan bagi masyarakat luar daerah atau yang melaksanakan shalat magrib dan berbuka puasa di mesjid Ujung kalak, tambahnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...