Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Majelis Adat Gelar Lomba Melengkan dan Syair Gayo

lomba melengkan
A A A

BENER MERIAH - Tradisi berpidato atau berbalas pantun menggunakan bahasa Gayo yang disebut Melengkan merupakan satu diantara sekian banyak budaya yang harus dipertahankan. Selain Melengkan, syair Gayo pun harus diwariskan kepada generasi muda di Bener Meriah.

"Agar di kemudian hari budaya yang kita banggakan ini tidak hilang di telan zaman," kata Asisten I Bidang Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakab Bener Meriah, Mukhlis pada pembukaan lomba Malengkan dan Syair Gayo di Kantor Sekretariat Majelis Adat Gayo (MAG) Kabupaten Bener Meriah, Sabtu, 10 April 2021.

Lomba ini merupakan kegiatan Majelis Adat Gayo (MAG) Kabupaten Meriah yang digelar secara kontinyu. Sebelumnya MAG menggelar lomba serupa antar sekolah yang ada di Bener Meriah.

"Semoga kedepannya diadakan untuk tingkat Kecamatan," harap Muklis.

Muklis mengatakan Melengkan dan Syair Gayo merupakan budaya tradisional yang sudah mulai luntur karena pengaruh global. Menurutnya kemunculan budaya asing dikhawatirkan menggeser nilai yang bersifat kontradiktif dengan adat istiadat masyarakat Gayo.

"Kalau ini kita biarkan dan tidak ada penggerakannya, bukan tidak mungkin budaya ini akan tinggal nama," ujar Mukhlis.

Dia menyebutkan, leluhur di dataran tinggi tersebut dulu mensyiarkan tradisi Melengkan dan Syair Gayo dengan memasukkan ajaran dan hukum Islam. Proses akulturasi kebudayaan tersebut disebutkan Mukhlis, akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat secara positif dan diwariskan secara turun temurun.

"Segala sendi-sendi kehidupan masyarakat kita dahulu selalu terikat pada aturan, norma dan nilai-nilai yang dikemas dalam adat istiadat. Ini menunjukkan bahwa eratnya hubungan adat dan agama di dalam masyarakat kita," katanya lagi.

Dia berharap dengan adanya perlombaan yang diinisiasi oleh Majelis Adat Gayo Bener Meriah tersebut, akan mampu mengajak generasi muda untuk lebih mengenal budaya warisan leluhur mereka.

Sementara Ketua MAG Bener Meriah, Tgk Abdul Kassah mengatakan, perlombaan Malengkan dan Syair Gayo tingkat kampung sengaja digelar untuk menambah wawasan tentang khsanah budaya Gayo kepada masyarakat dalam wilayah Bener Meriah. Perlombaan ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya Gayo.

“Tujuan acara ini adalah untuk mempertahankan dan melestarikan adat istiadat dan budaya Gayo, bil khusus di Bener Meriah, mengingat perkembangan zaman dan era digital yang begitu massif di kalangan masyarakat, khusunya generasi muda kita,” tegas Ketua MAG Bener Meriah.

Dia mengatakan Melengkan dan Syair Gayo yang digelar ini juga merupakan salah satu sarana efektif dalam menyampaikan pesan tentang adat istiadat Gayo. "Tentu sesuai dengan ajaran agama Islam," pungkas Abdul Kassah.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...