Sebanyak 20 orang warga di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh reaktif COVID-19 berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan Tim Satgas Gugus Penanggulangan COVID-19 kabupaten setempat. "Dari lebih kurang 100 orang yang dilakukan rapid tes, saat ini yang positif rapid test di Nagan Raya sebanyak 20 orang," kata Koordinator Dokter Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Dr Edi Hidayat SPPD.

Teungku Zulkarnain: 

Mahasiswa Berperan Penting dalam Penangkalan Demorilasi

SITI AISYAHWakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Tengku Zulkarnain memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tengku Dirundeng Meulaboh (TDM), Senin (7/10/2019).
A A A

ACEH BARAT - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Tengku Zulkarnain memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tengku Dirundeng Meulaboh (TDM), Senin (7/10/2019). Laki-laki kelahiran Medan, 14 Agustus 1963 adalah seorang ustadz berdarah Melayu dan Riau. Hari itu ia mengenakan jubah gamis dengan warna putih polos dan memakai surban yang menjadi ciri khasnya.

Kegiatan yang di gelar di Aula kampus lama STAIN TDM di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, mengangkat tema Peran Kampus Dalam Menangkal Demorilasi Pemuda Di era Globalisasi.

"Jangan mau menjadi terkenal tetapi dengan cara yang memalukan, mahasiswa harus menjadi cerminan dan pandai mengkal demorilasi yang merugikan, "kata Tengku Zulkarnain dihadapan peserta kuliah umum.

Menurutnya, demorilasi merupakan suatu kondisi penurunan moral bangsa akibat arus globalisasi yang semakin gencar dan tidak terkontrol serta akibat masuknya budaya barat yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.

Dikatakannya, mahasiswa harus  berperan aktif dalam meminimalisir dampak negatif yang terjadi dari arus demorilasi, seperti pergaulan bebas yang saat ini sudah di anggap biasa. Dengan cara dibekali ilmu pengetahuan agama Islam sebagai poin utama yang harus dimiliki oleh setiap kaum intelektual.

"Setiap kali melihat keburukan, kita yang menjadi sarjana itu tidak boleh diam," Tegas laki-laki berkulit putih itu

Kegiatan kuliah umum dibuka oleh Ketua STAIN TDM Dr Inayatillah yang diwakili oleh Wakil Ketua I Drs Muhammad Arif idris. Dalam sambutannya ia mengatakan  kehadiran tokoh yang cukup populer di media massa ini, memberikan alternatif perspektif dan pengembangan wawasan terkait pemahaman anak muda yang saat ini sangat terpengaruh dengan zaman 4.0

Ia menegaskan, seperti apapun canggih nya dunia elektronik saat ini akan tetapi akhlak manusia menjadi penilaian utama yang harus benar-benar diperhatikan apalagi bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan agama islam.

"Kita harus bisa membatasi perkembangan moderenisasi ini, jangan sampai kita juga ikut terbawa arus dan lupa bahwa ahklak diatas segala-galanya,”ujarnya.

Kuliah umum yang dipandu oleh Dosen Ilmu Hadist STAIN TDM Ustadz Hanif Dahlan, dihadiri oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa STAIN TDM, dan para aktivis organisasi keagamaan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...