Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 20 September 2021 episode 9 Tahun ke II dengan tema: Aset Ratusan Milyar Terbengkalai di Pulo Aceh, Manajemen BPKS Kerja Apa? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Geger!

Lima Ular Berbisa Diselundupkan dalam Paket Isi Piala

DetikcomPaket berisi ular berbisa di Bandung.
A A A

Bandung - Penemuan lima ular berbisa dalam sebuah paket di Kota Bandung membuat geger. Ular-ular tersebut disembunyikan di dalam dua buah piala dan akan dikirimkan oleh seseorang menuju Merseyside, Inggris.

Temuan itu diungkapkan oleh pemilik jasa pengiriman barang ke luar negeri M Faris (28). Setelah diidentifikasi ular tersebut berjenis blue pit viper (Trimeresurus), viper timur (Trimeresurus hageni) dan king cobra (Ophiophagus hannah). Satu dari lima ular yang memiliki panjang kurang lebih 70 sentimeter itu ditemukan mati saat piala tersebut dibongkar.

Kejadian itu bermula saat Faris menerima seorang pemuda yang membawa dua buah piala yang telah dibungkus lakban dan bubble wrap Senin (9/8/2021). Melihat bungkus yang digunakan itu tidak aman, ia kemudian menyarankan paket tersebut dikemas ulang karena rawan merusak barang di dalamnya.

"Menurut pandangan kita sebagai orang ekspedisi, bungkusan dia itu tidak aman. Kita sarankan untuk di-packing ulang, kita kasih bubble wrap dimasukkan ke dalam kardus, kita ukur ulang volume dan beratnya berapa, ada transaksi, dia kemudian bayar ongkir dan selesai," ujar Faris saat ditemui di kantor Awi Express, Kota Bandung, Rabu (11/8/2021).

Tanpa menaruh curiga, dua buah piala yang telah dibungkus dengan menggunakan kardus itu akan dibawa ke Jakarta. Namun, saat hendak diangkut kurir dari DHL kemudian menyarankan agar Faisal membongkar kembali bungkusan tersebut.

"Orang DHL-nya bilang sudah dicek belum? saya bilang kita yang packing kalau dibuka ya sudah, tapi tidak saya congkel. Ia menyarankan agar saya bongkar dulu, takutnya ada barang yang diselundupkan," ujar Faris.

Memang, ujar Faris, ia akui ada hal yang ganjil saat pemuda tersebut datang membawa dua buah piala. Sebab, ia merasa aneh ketika pemuda tersebut hendak mengirimkan contoh piala yang terbuat dari bahan plastik ke Inggris, tentunya dengan ongkos kirim yang mencapai belasan juta Rupiah.

"Paginya kita bongkar ternyata betul di dalam piala itu ada dua ular, di piala pertama dan piala kedua. Di piala pertama yang kita bongkar ternyata benar ada ular, ularnya sudah mati. Karena si orang yang mempaketkan itu enggak diberi sirkulasi udara, kemungkinan ular tersebut mati karena tidak bisa bernafas," tuturnya.

"Kemudian saya buka piala yang kedua, ternyata masih ada ular yang masih hidup. Langsung saya tutup lakban, saya kontak BKSDA untuk rescue tapi disarankan lagi untuk menghubungi Diskar PB, karena memang berbahaya ini anakan king kobra," kata Faris menambahkan.

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mengevakuasi lima ular berbisa yang ditemukan di dalam paket tersebut, Selasa (10/8/2021). Kasie Rescue Diskar PB John Erwin Indradi mengatakan ular-ular tersebut dibawa sementara ke Mako Damkar.

"Petugas piket ditelepon oleh petugas titipan kilat. Karena sama petugas itu tercium bau busuk seperti bau bangkai, khawatir dalamnya apa, kemudian petugas di titipan kilat tersebut menelepon ke 113, kami meluncur karena khawatir juga isinya apa," ujar Erwin saat dihubungi, Rabu (11/8/2021).

"Proses evakuasi berlangsung cepat, tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut," kata dia melanjutkan.

Terkait penanganan apa yang akan dilakukan oleh Diskar PB untuk ular berbisa tersebut, saat ini petugas tengah berkomunikasi dengan sejumlah komunitas pecinta hewan. "Karena biasanya suka ada yang minta dari komunitas penggemar hewan," ucap Erwin.[]

Sumber:Detikcom
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...