Polres Bener Meriah melalui Satreskrim telah menetapkan tersangka dan menahan dugaan pembuatan ijazah palsu, pada Sabtu (23/1/2021) lalu. Tersangka yang ditetapkan yakni , AS (37) yang merupakan staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah yang mengaku telah membuat sebanyak 30 lembar ijazah. Polres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim mengatakan, sejauh ini masih menetapkan dan menahan tersangka dugaan pembat ijazah palsu.

LAZISNU Aceh Salurkan Al-Quran ke Panti Asuhan dan Dayah

ISTIMEWA.
A A A

BANDA ACEH - Sebagai Gebrakan Awal kepengurusan LAZISNU ACEH periode 2020-2025 telah mencanangkan gerakan wakaf 1 Juta Al-Qur'an dan Kitab Turast untuk santri dayah di Aceh.

Gerakan ini disambut baik oleh para dermawan dan donatur hal ini terlihat dari semenjak gerakan ini di share ke medsos-medsos.

Ketua Lazisnu Aceh T Mahyuddin Helmi mengatakan pihaknya menyerahkan Secara Langsung Amanah Waqaf Alquran dari Para Dermawan Via Lazisnu Aceh yang kedua ke Dayah Misrul Huda Malikussaleh Kota Banda Aceh yang dipimpin oleh Tgk Rusli Daud, sebelumnya sudah diserahkan juga ke Panti Asuhan Yakesma Aceh Besar.

Wakaf Alquran diserahkan langsung oleh Ketua Lazisnu Aceh, Tgk HT Mahyuddin Helmi MSI didampingi Sekretaris, Tgk Muslem Hamdani MA dan Wakil Sekretaris, Rifki Ismail yang Langsung Diterima Oleh Pimpinan Dayah Tgk H Rusli Daud SHI MAg (Waled Rusli) yang juga Merupakan Ketua PCNU Kota Banda Aceh.

"Semoga Qur'an yang kita serahkan hari ini memberikan Berkah untuk Penerima dan Pemberi Wakaf," tutur Mahyuddin, Kamis (25/11/2020).

Tgk Muslem Hamdani Sekretaris Lazisnu aceh mengajak kepada semua pihak yang ingin Memberikan Wakaf, Infak dan Shadaqah dan menghubungi Pengurus Lazisnu Aceh.

"Kami insyaAllah siap menjemput berapapun wakaf yang bapak ibu wakafkan," tutup Muslem.

Waled Rusli Pimpinan dayah Misrul Huda mengucapkan terimakasih kepada LAZISNU Aceh dan para dermawan, semoga Al Quran wakaf ini dapat dilanjutkan dan bisa dimanfaatkan secara baik dan menjadi amal ibadah kepada para pewaqif.

“Terimakasih banyak untuk para pewakif, semoga menjadi amal jariyah kelak. Harapan kita, agar Al Quran ini bisa dimanfaatkan secara baik sebagai media ibadah dan beramal,” tutup Mahyuddin

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...