Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Sekda Bener Meriah

Laporkan Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020

SamsuddinRapat Badan Anggran DPRK Bener Meriah bersama Eksekutif
A A A

BENER MERIAH – Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran Tahun 2020 dalam forum rapat Badan Anggaran DPRK Bener Meriah membahas tentang pertangungjawaban anggaran APBD Tahun 2020.

Dalam laporanya, Haili Yoga memaparkan sejumlah realisasi penggunaan anggaran yang telah dilaksanakan satuan dan unit kerja perangkat daerah di sepanjang tahun 2020 lalu.

Antara lain, Haili Yoga merincikan, target anggran pendapatan Kabupaten Bener Meriah tahun 2020 yang ditetapkan sebesar Rp1.001.687.866.309,00 dengan realisasi pendapatan sebesar Rp974,751.365.793,06 atau 97,31 persen dengan rincian penerimaan dari PAD Rp106.116.953.048,00  hingga akhir tahun 2020 realisasi sebesar Rp70.073.507.073,06 atau 66,03 persen.

Pendapatan transfer, tahun anggran 2020 pendapatan yang bersumber dari transfer pusat dan Provinsi sebesar Rp895.479.389.661,00 sampai dengan akhir 2020 realisasi sebesar Rp879.014.402.863,00 atau 98,16 persen.

Pendapatan yang bersumber dari lain-lainya yang sah direncanakan dapat diterima sebesar Rp91.523.6000,00 sampai dengan akhir tahun anggran 2020 realisasi sebesar Rp25.663.455.857,00  atau 28,040, 26 persen.

Semenatara untuk belanja, kata Haili Yoga, jumlah belanja Kabupaten Bener Meriah hingga akhir tahun 2020 sebesar Rp762.990.098.484,67 dengan realisasi sebesar Rp726.655.246.337,49 atau 95,24 persen.

Sedangkan belanja operasional direncanakan sebesar Rp572.900.453.617,77 dengan capaian realisasi sebesar Rp542.295.339.165,06 atau sebesar 94, 66 persen. Untuk belanja modal direncanakan sebesar Rp176.089.644.866,90 capaian realisasi sebesar Rp172.957.444.767,43 atau sebesar 98,22 persen.

Belanja tak terduga direncanakan Rp14.000.000.000,00 dengan capaian sebesar Rp11.402.462.405,00 atau sebesar 81,45 persen. Transfer direncanakan sebesar Rp244.051.241.177,80 realisasi sebesar Rp243.828.733.230,00 atau 99,91 persen.

Selanjutnya, untuk penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp5.353.473.353,47 realisasi Rp5.376.697.789,24 atau 100,43 persen. Untuk realisasi pembiayaan bersih sebesar Rp5.376.697.798,24  atau 100,43 persen.

Sisa lebih pembiayaan anggran (SILPA) tahun anggran 2020 sebesar Rp9.644.084.023,81. Sisa SILPA tersebut terdiri dari KAS di KAS daerah sebesar Rp1.228.732.349,53 KAS direkening FKTP pada Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 13 rekening pada Puskesmas Rp584.588.005,00,  KAS di Bendahara dana BOS Rp29.914657,97.

Sedangkan KAS penerimaan pada Dinas Kesehatan terdiri 11 Puskesmas yang merupakan KAS di Bendahara JKN non Kapitasi yang belum disetorkan ke BUD namun telah diakui sebagai komponen SILPA. Klim BPJS sebesar Rp196.912.441,00.

Menurut Haili Yoga, KAS Bendahara pengeluaran meruapakan pengembalian lewat tahun anggran 2020 sebesar Rp31.681.400,00. Sedangkan KAS di RSUD Munyang Kute merupakan klim BPJS sebesar Rp6.978.116.324,00. Sedangkan KAS di KAS lainnya meruapakan sisa KAS di Bendahara Baitul Mal atas belanja bantuan sosial tahun anggran 2020 sebesar Rp594.138.846,31.

Dijelaskan Haili Yoga, penyusunan pertanggungjawaban ini berdasarakan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI nomor 13.A/LHP/XVII.BAC/04/2021 tanggal 28 April 2021.

“Alhamdulilah hingga tahun 2020 Bener Meriah menerima WTP dari BPK RI untuk ke-7 kalinya, tentunya pencapaikan tersebut tidak terlepas dari hasil kerja keras seluruh jajaran termasuk DPRK Bener Meriah,” ungkap Haili Yoga

Dari pantauan acehimage.com, rapat Badan anggaran DPRK Bener Meriah membahas tentang pertanggungjawaban anggaran APBD tahun 2020 dipimpin langsung Ketua DPRK Bener Meriah, MHD Saleh didampingi Wakil I DPRK Bener Meriah Tgk Husnul Ilmi dan dihadiri para anggota Banggar DPRK.

Sementara pihak eksekuti selain dihadiri Sekda juga turut dihadir para asisten, Kepala SKPK, Sekretaris dan Kabid SKPK Kabupaten Bener Meriah.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...