Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 20 September 2021 episode 9 Tahun ke II dengan tema: Aset Ratusan Milyar Terbengkalai di Pulo Aceh, Manajemen BPKS Kerja Apa? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Lantik Pengurus MAA Aceh Selatan Periode 2021-2026, Ini Pesan Bupati

Pengurus MAA Aceh Selatan Periode 2021-2026
A A A

ACEH SELATAN - Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, melantik Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Selatan Periode 2021-2026, bertempat di Aula Bappeda, Kamis 12 Agustus 2021.

Pelantikan pengurus MAA tersebut hasil Musyawarah Besar (Mubes) yang dilaksanakan pada awal Juni lalu, yakni, Ketua H Rusli Rasyid, BA, Wakil Ketua Syeh Kahar Muzakar dan Mahmuddin, serta susunan pengurus lainnya. Acara tersebut Turut berhadir Forkopimda, Para Kepala SKPK dan Ketua MAA Periode sebelumnya.

Dalam sambutannya, Tgk Amran menyampaikan agar pengurus yang baru dilantik untuk dapat melakukan langkah-langkah dan merumuskan pemikiran serta gagasan yang mengarah kepada penguatan regulasi kelembagaan majelis adat aceh.

"Para pengurus juga kiranya dapat mengembangkan kelembagaannya dan mengoptimalkan fungsinya agar kedepan MAA dapat lebih aktif memberikan kontribusi kepada penguatan kelembagaan MAA khususnya di Aceh Selatan," Kata Bupati

Lanjutnya, Kemudian Bupati juga berharap agar kedepannya MAA mampu berperan lebih aktif  dalam menjalankan fungsi adat dan mengembangkan kearifan lokal seperti resam gampong dan budaya setempat, menjadi pemersatu bangsa, perekat umat, sehingga masyarakat islami yang sejahtera dapat terwujud.

Selain itu peran MAA juga memiliki empat fungsi penting yaitu menegakkan semangat   untuk menerapkan nilai-nilai hukum adat aceh dalam hubungan tata krama, akhlakulkarimah, nilai seni, dan nilai budaya lainnya. Sambungnya

"Membangun dan mengendalikan sikap, watak, budaya aceh yang damai untuk mencegah timbulnya potensi konflik ditengah masyarakat,"jelasnya

Lanjutnya, menggali dan membina nilai-nilai adat budaya aceh dapat menjadi ikon dan sumber bagi kehidupan masyarakat, dan fungsi terakhir yaitu menjadikan adat sebagai cara untuk menyelesaikan berbagai sengketa yang terjadi di masyarakat.

Sehingga penyelesaian sengketa itu, berdasarkan pada kearifan lokal dengan semangat membangun perdamaian. Sambungnya

Di akhir sambutan Tgk. Amran mengucapkan selamat dan sukses  atas pelantikan pengurus Majelis Adat Aceh Selatan  masa bakti 2021-2026.

Amanah yang di berikan merupakan tanggung jawab besar  yang diemban untuk mengawal adat di kabupaten aceh selatan yang multi etnik dan multi kultural," Ungkapnya

Semoga dengan dilantiknya pengurus baru, maa akan memiliki semangat yang lebih tinggi dan dapat lebih bersinergi dengan pemerintah kabupaten aceh selatan dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan visi-misi daerah.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...