Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri ST, narasumber peHTem edisi Kamis 24 Juni 2021 episode 50 dengan tema: Dewan Partai Aceh Sibuk Pokir, Peringatan Muzakir Manaf Serius atau Sensasi?, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Laila Wahyuni Pimpin KPPI Bener Meriah

KPPI Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Perempuan memiliki kontribusi luar biasa di tengah masyarakat, mulai peran di keluarga sebagai entitas sosial terkecil hingga peran di ranah kegiatan. Perempuan hadir dari dapur hingga istana, dari kasur hingga singasana, dari sumur hingga angkasa.

Demikian untaian kalimat yang disampaikan Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Aceh, Ismaniar, dalam pengukuhan pengurus KPPI Bener Meriah, di Aula Cafe Rembele, Kecamatan Bukit, Selasa, 6 April 2021.

Dia mengakui, peran perempuan tersebut memiliki banyak kendala dan hambatan. Namun, dia mengajak para perempuan untuk tetap fokus pada perjuangan melewatinya, ketimbang mengeluhkanya.

"Energi positif berjuang dan bergerak lebih memiliki daya dorong untuk sampai pada tujuan, ketimbang energi negatif dan mengeluh menyalahkan keadaan yang akan menambah beban," kata Ismaniar.

Ismaniar juga mengajak perempuan untuk mewujudkan keterwakilan kaum hawa dalam ruang realita, dan tidak hanya semangat di ruang diskusi saja.

"Kita harus memiliki impian dan cita-cita, maka jadilah impian tersebut sebagai bara api yang membakar semangat juang merealisasikannya," kata mantan anggota DPRA tersebut.

Ismaniar juga meminta anggota KPPI untuk terus mengikuti kemajuan zaman, teknologi, selalu membaca dan sering mencatat apa yang dirasa penting untuk masa depan.

Di sisi lain, Ismaniar mengatakan KPPI merupakan gerakan perempuan di bidang politik lintas parpol yang didirikan pada 17 Agustus 2000. Wadah ini dibentuk untuk memperjuangkan pemenuhan, perlindungan dan pemajuan hak-hak politik perempuan guna berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, sejahtera dan bermartabat.

Di KPPI berhimpun para politisi perempuan dari 15 partai politik, yang memiliki perwakilan di 33 Provinsi di Indonesia. Sementara di Aceh, KPPI juga diisi oleh politisi perempuan dari empat partai lokal.

"Pemilu 2024 diperlukan penguatan dan pengembangan organisasi, khususnya dalam menyertakan kader perempuan politik untuk berkompetisi di pemilu legislatif 2024," kata Ismaniar.

Dia mengatakan konsolidasi struktrural pasca Pileg 2019 telah dilakukan guna mendorong keterlibatan perempuan pada pemilu 2024. KPPI juga memberi masukan terhadap regulasi untuk mendorong 30% keterwakilan perempuan di parlemen pada tahun 2024.

Namun Ismaniar mengakui mengawal tujuan KPPI tersebut bukan pekerjaan yang mudah. Untuk itu diperlukan kerjasama semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

"Tak ada pekerjaan yang sulit jika dikerjakan gotong royong dan kerjasama yang setara dan saling menguatkan dengan para stakeholder, pemerintah, perguruan tinggi, ormas perempuan, media pihak swasta dan lain sebagainya," kata Ismaniar.

Sebelumnya, Ketua KPPI Bener Meriah yang baru saja terpilih, drh Laila Wahyuni mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan oleh para ketua partai politik di Bener Meriah.

Dia berharap dengan terbentuknya KPPI Bener Meriah akan muncul generasi-generasi muda, kader muda partai yang turut berkiprah dan berkecimpung secara langsung dalam parpol pilihannya.

“Bersama kita dapat satukan tekad raih kemenangan pada pemilu 2024, kita bukan saingan, tapi kita adalah perempuan yang berjuang demi memperjuangkan aspirasi perempuan,“ kata Laila.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelantikan KPPI Bener Meriah, Nurhasanah dalam laporannya menyampaikan, pelantikan KPPI Bener Meriah dilakukan berdasarkan mandate Provinsi sesuai nomor 28/MANDAT/KPPI/III/2021. Pelantikan ini juga dilakukan berdasarkan hasil rapat KPPI Bener Meriah pada 2 April 2021.

Sementara Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami mengapresiasi terbentuknya KPPI Bener Meriah sebagai wadah para perempuan politik yang ada di daerah berhawa sejuk itu.

Dailami menegaskan, pemerintah juga sangat mendukung keberadaan KPPI Bener Meriah, dan akan membantu kegiatan lembaga perempuan tersebut jika dibutuhkan.

“Kami siap membantu kegiatan KPPI Bener Meriah," kata Dailami.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...