Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Kunker ke Bener Meriah, Kepala BNPT Dialog Paham Radikal

Prokoler dan Komunikasi PimpinanKepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar SH MH bersama Bupati Bener Meriah TGK H Sarkawi
A A A

BENER MERIAH – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar SH MH melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Bener Meriah, Jum’at (26/02/2021).

Di Kabupaten Bener Meriah, Kepala BNPT itu melakukan dialog dan silaturahmi dengan Bupati Bener Meriah, unsur Forkopimda – forkopimda Plus, Tokoh agama, serta Ormas yang ada di Kabupaten penghasil Kopi Arabika Gayo itu.

Dialog yang dilaksanakan membahas seputar pencegahan paham radikalisme, yang dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah.

Selain Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, juga turut dihadiri Wakil I DPRK Bener Meriah Tgk HUsnul Ilmi, Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK, Dandim 0119 Letkol Inf Valyan Tutyunis, Ketua Pengadilan, Kepala Kemenag, Ketua Mahkamah Syariah, Ketua TP-PKK, GOW, para tokoh Agama, Pimpinan Pondok Pasenteren, tokoh masyarakat serta sejumlah perwakilan Ormas.

Sementara kehadiran Kepala BNPT RI turut didampingi, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Mayjend TNI Hendri Parahuman Lubis, Deputi Bidang Penindakan, Pembinaan dan Kemampuan, Irjen Pol Drs Budiono Sandi SH M.Hum, Direktur Pencegahan, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, Kasubid Kontra Propaganda, Kolonel Pas Drs Sujatmiko.

Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi dalam sambutannya mengucapkan , selamat datang kepada Ketua BNPT RI beserta rombongan di Kabupaten Bener Meriah, “Terimakasih telah berkenan hadir disela-sela kesibukan, semoga kehadiran bapak, memberikan semangat dan menguatkan tali silaturahim diantara kita, mudah-mudahan dengan hawa pegunungan yang sejuk, bapak beserta rombongan betah berada disini,'kata Sarkawi.

Kabupaten Bener Meriah dengan ibukota Simpang Tiga Redelong, merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di tengah-tengah Provinsi Aceh dengan posisi yang sangat strategis, karena daerah ini merupakan daerah sentra yang memiliki akses hampir ke seluruh kabupaten di Provinsi Aceh.

“Wilayah administrasi Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 10 Kecamatan, 27 Kemukiman dan 232 Kampung dengan luas wilayah 1972,71 km2 dengan topografi wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pegunungan, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian pada sektor pertanian terutama hortikultura dan tanaman kopi,"kata Bupati.

Khusus untuk tanaman kopi, sambung Sarkawi , kopi asal Bener Meriah merupakan salah satu kopi paling enak, serta memiliki cita rasa terbaik di dunia.

Orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu menambahkan, disamping itu juga Kabupaten Bener Meriah memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang menjadi daerah agrowisata,

Pemkab Bener Meriah beserta seluruh elemen telah melakukan upaya konkret sebagai upaya untuk menanamkan wawasan kebangsaan, dalam menangkal masuknya paham-paham radikal terorisme terutama di sekolah dan pesantren. Tutur Sarkawi

Tujuannya, agar kita tetap bisa mendeteksi dini dalam menangani paham radikalisme agar daerah ini terutama di Kabupaten Bener Meriah tetap aman. Kami juga memerlukan atensi dari Kepala BNPT RI dan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk turut berperan dalam membentengi masyarakat, utamanya generasi muda agar tidak mudah terinfiltrasi paham radikal terorisme ini.

“Semoga dengan silaturahmi ini kita bisa memberikan pendidikan yang dapat mengembalikan generasi muda pada kemanusiaan yang memiliki cinta dan rasa kasih sayang, karena pendidikan yang berbasis Pancasila dan NKRI ini dibutuhkan untuk memperkuat bangsa ini,"sebut Sarakwi.

Sementara itu Kepala BNPT RI Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar SH MH menyampaikan, terimakasih kepada Bupati, unsur Forkopimda, dan seluruh unsur yang ada di Kabupaten Bener Meriah yang telah menyambut dan menjamui pihaknya dikabupaten ini dengan baik.

“Kami (BNPT RI) hadir di Kabupaten Bener Meriah bukan karena disini ada terorisnya, namun kehadiran kami disini untuk memberikan pemahaman sehingga masyarakat tidak terbawa pemahaman radikal,”ucap Boy Rafli Amar.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia itu menjelaskan dialog yang berlangsung di Kabupaten Bener Meriah tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan keawasan seluruh komponen masyarakat agar waspada terhadap perkembangan paham radikal terorisme.

Lebih lanjut Kepala BNPT RI itu juga mengajak para hadirin untuk memupuk semangat bersatu, semangat hormat-menghormati dan semangat toleransi. Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman dapat terancam dengan radikal intoleran yang bahaya. Terlebih saat ini kelompok-kelompok radikal intoleran yang tidak bertanggung jawab tersebut merasuki ruang dunia maya yang menjadi kegemaran masyarakat jaman sekarang.

“Propaganda mereka banyak di media sosial, perlu bijak dalam menggunakannya, kita bimbing dan berikan literasi serta edukasi karena isinya tidak semuanya positif. Kepada tokoh agama dan pimpinan pesantren kita imbau agar kita membentuk generasi yang berakhlak unggul dan cinta tanah air, karena cinta kepada negeri merupakan sebagian dari iman,” ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...