Puluhan warga Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat menolak keberadaan pasien reaktif covid-19 di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Suak Raya pada Selasa (07/07/2020). Sebelumnya, seorang awak Kapal Teluk Sinabang yang dinyatakan reaktif covid-19 setelah dilakukan tes cepat atau rapid test oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di pelabuhan Bubon, lalu di bawa ke PUSTU Suak Raya untuk dilakukan karantina sembari menunggu hasil uji swab keluar.

KPK Tiadakan Pemeriksaan Saksi Hari Ini Terkait Corona

DETIK.COMPelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri
A A A

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini tidak mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi ataupun tersangka terkait kasus yang sedang ditangani. Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, mengatakan hal itu disebabkan oleh penyesuaian jadwal dari para saksi akibat wabah virus corona (Covid-19).

"Untuk kegiatan pemeriksaan penyidikan sementara tidak ada," kata Ali kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Kamis (26/3).

"Karena ada informasi yang kami terima dari beberapa Tim Satgas Penyidik, ada perubahan dan penyesuaian jadwal pemeriksaan yang dikonfirmasi oleh saksi-saksinya, oleh karena situasi dan kondisi penyebaran virus Covid-19 saat ini," tambah dia.

Juru bicara berlatar belakang jaksa ini menuturkan ketiadaan kegiatan penindakan tersebut berlaku sampai Jum'at besok. "Sejauh ini informasi yang kami terima pembatalan riksa-riksa [pemeriksaan] tersebut sampai Jum'at. Nanti kami informasikan perkembangannya," terang dia.

KPK sebelumnya memutuskan untuk tetap melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka di tengah merebaknya wabah virus corona. Tindakan itu ditempuh lantaran ada ketentuan perundang-undangan yang membatasi masa penahanan tersangka, penyelesaian dan pelimpahan berkas perkara maupun tersangka ke tahap penuntutan, serta penyusunan surat dakwaan untuk persidangan.

"Kegiatan penindakan KPK masih tetap dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi. Tentu dengan penyesuaian dan tetap waspada terhadap penyebaran wabah virus corona," ucap Ali beberapa waktu lalu.

Nurul Ghufron, Wakil Ketua KPK menjelaskan pihaknya mengubah mekanisme aturan pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka.

Ia menjelaskan ruang pemeriksaan antara penyidik dengan saksi atau tersangka dipisahkan dinding yang transparan. Selain itu, ungkapnya, juga disediakan hand sanitizer di ruang pemeriksaan.

"SOP dimaksud misalnya untuk pemeriksaan saksi sekarang tidak lagi di ruang pemeriksaan yang lama, namun ditempatkan secara terpisah antara pemeriksa dengan saksi yang dipanggil dibuat terpisah dengan dinding yang transparan, dan pengeras suara dan lain-lain sesuai tindak dan giat KPK lainnya," tutur Ghufron.

Sumber:CNN INDONESIA
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...