Mantan Ketua Umum Persiraja, Asri Sulaiman, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 29 November 2021 episode 29 Tahun ke II dengan tema: Gagal Mentas Di PORA, Sepak Bola Banda Aceh Semakin Terpuruk, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Pesona Guha Tujoh Laweueng yang Berbalut Misteri

Kondisinya Sangat Memprihatinkan

AK JailaniTangga pertama
A A A

ACEHIMAGE.COM - Provinsi Aceh sepertinya memang sesuai dijuluki negeri Serambi Mekah karena memiliki salah satu peninggalan unik yang diyakini tembus hingga ke Arab. Namanya Guha Tujoh, atau Gua Tujuh, atau masyarakat Laweueng menyebutkan Gua Tujuh, karena terletak di daerah Laweueng. Secara geografis letak Gua ini tepatnya terletak di Jalan Banda Aceh-Medan KM 100, Desa Cot Laweueng, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie. Minggu 7 November 2021.

Untuk mencapai lokasi gua tujuh, wisatawan setidaknya harus menempuh jarak sekitar 25 kilometer dari Kota Sigli yang bisa dilakukan dengan perjalanan darat selama kurang lebih 30 menit.

Cerita yang menyelimuti perjalanan gua dari turun temurun memang tak bisa diterima secara nalar. Namun masyarakat percaya bahwa salah satu lorong gua ini memiliki jalan yang tembus hingga ke Mekkah. Benar atau tidaknya cerita tersebut masih dipertanyakan hingga sekarang, yang jelas masih belum diketahui berapa meter kedalaman dari gua yang memiliki banyak lorong dan cabang.

Selain dikenal dapat mencapai Mekah melalui salah satu terowongannya, disebutkan juga bahwa terdapat gua-gua kecil di seputar Gua Tujuh, yakni Guha Uleu (Gua Ular), Guha Mie (Gua Kucing) dan Guha Rimueng (Gua Harimau).

Konon gua-gua kecil tersebut pernah didiami oleh sejumlah satwa liar, maka setiap gua diberi nama sesuai satwa yang menghuninya itu. Namun gua-gua kecil ini tidak dapat diakses masuk oleh pengunjung.

Selain kisah misteri, juga terdapat keunikan Gua Tujuh itu sendiri. Terdapat batu yang merupai lembu di luar pintu masuk gua.

Di dalam gua juga terdapat batu yang menyerupai calon pengantin wanita, onggok hidangan ketan dan cadas yang menyerupai tempat tidur pengantin. Hal inilah yang menarik perhatian pengujung.

Selain itu, terdapat sebongkah karang yang menyerupai sebuah batu besar, letaknya seakan-akan tergantung mengasing dari tanah tanpa ada ikatan. Batu yang anti gravitasi ini disebut Bate Meugantung (batu bergantung).[]

 

Rubrik:FOTO

Komentar

Loading...