Puluhan papan bunga ucapan Selamat dan Terimakasih kepada Gubernur Aceh berjejer terpasang di depan Pendopo Gubernur Aceh tepatnya di jalan Jalan Japakeh No.1, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh. Pantauan acehimage.com, pada Jumat (5/3/2021). Papan bunga ini terpasang mulai di depan Museum Aceh hingga pagar samping pendopo (pintu masuk Anjong Mon Mata). Memang papan bunga yang terpasang kali ini berbeda dengan yang dipasang di depan Kantor Gubernur Aceh beberapa waktu lalu. Kali lebih kepada program "pencitraan" Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Komnas HAM Serahkan Bukti Kasus 6 Laskar FPI Tewas Besok

ANTARAKomnas HAM menyerahkan barang bukti kasus bentrok FPI-polisi di Tol Cikampek Km 50 pada Selasa (16/2)
A A A

JAKARTA- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal menyerahkan barang bukti hasil investigasi terkait kasus bentrok polisi dengan laskar FPI ke penyidik Polri pada Selasa (16/2) besok.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk memastikan waktu penyerahan tersebut.

"Sudah berkoordinasi. Rencananya besok akan serah terima, hanya masih akan dipastikan lagi soal waktunya," kata Beka saat dihubungi wartawan, Senin (15/2).

Dia mengatakan bahwa penyerahan barang bukti tersebut akan dilakukan secara terbuka dan nantinya dapat diliput oleh media.

Penyerahan itu, kata dia, sekaligus menunjukkan bahwa Komnas HAM tidak akan menyimpan barang bukti hasil penyelidikan.

"Semua yang menjadi temuan Komnas HAM (akan diserahkan)," kata dia.

Sebelumnya, Mabes Polri mengatakan barang bukti yang belum diterima menjadi salah satu kendala bagi penyidik dalam mendalami hasil investigasi Komnas HAM.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan bahwa sejauh ini penyidik baru bisa mempelajari dokumen tertulis dari hasil investigasi.

Barang bukti terhadap kasus tersebut merupakan salah satu hal penting bagi kepolisian untuk dapat menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM.

"Barang bukti ini menjadi sesuatu yang penting bagi Polri," kata Rusdi.

Polri, kata Rusdi, setidaknya menerima sekitar 60 halaman hasil laporan investigasi tersebut. Pihaknya tengah mendalami dua hal terkait peristiwa itu.

Pertama, penyidik mendalami dugaan penyerangan polisi yang dilakukan oleh Laskar FPI. Selain itu, polisi juga mendalami dugaan pembunuhan di luar jalur hukum (unlawful killing) oleh polisi.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...