Mantan Ketua Umum Persiraja, Asri Sulaiman, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 29 November 2021 episode 29 Tahun ke II dengan tema: Gagal Mentas Di PORA, Sepak Bola Banda Aceh Semakin Terpuruk, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Komisi II DPRA Ambil Sampel Lumpur Beserta Air yang Diduga Tercemar

MC DPR AcehKomisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) bersama dengan pejabat terkait lainnya meninjau langsung kondisi sungai Krueng Tujoh yang diduga mengalami pencemaran akibat limbah di Desa Balee dan Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meurebo.
A A A

BANDA ACEH - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) bersama dengan pejabat terkait lainnya meninjau langsung kondisi sungai Krueng Tujoh yang diduga mengalami pencemaran akibat limbah di Desa Balee dan Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meurebo. Ketua Komisi II DPRA Irfan Nusir mengatakan, kedatangan mereka berdasarkan laporan dari masyarakat yang ditujukan ke DPRA bahwa telah terjadi pencemaran terhadap sungai yang dilakukan oleh salah satu perusahaan di Meulaboh, Aceh Barat.

“Tugas kami hari ini adalah mengambil sample berupa lumpur dan juga air, dalam balek ke Banda Aceh segera akan kita kirim ke Baristan mungkin memerlukan waktu dua minggu dan bila perlu nanti kami akan bermusyawarah akan kita kirim ke Medan juga supaya cepat,” kata Irpan Nusir, Selasa 21 September 2021.

Setelah nanti hasilnya keluar kata Irpan Nusir, apabila memang betul terjadi pencemaran oleh limbah maka perusahaan yang berdekatan dengan Krueng Tujoh tersebut akan di panggil ke Banda Aceh dan akan diberikan sanksi.

“Juga sebaliknya jika nanti tidak ada pencemaran lingkungan, kita juga akan menyampaikan kepada publik karena disini juga ada indikasi tadi beberapa kilo dari sini ada kita lihat tumpukan tempat pembuangan akhir, kadang-kadang kalau ini dikuras oleh hujan terus-terusan juga bisa terjadi kelainan disungai tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, terlepas dari ada atau tidaknya pencemaran, perusahaan yang berada di sekitaran sungai Krueng Tujoh diharapkan untuk melakukan normalisasi terhadap sungai-sungai tersebut. “Jadi jangan nanti begitu hujan besar airnya masuk kelahan-lahan atau perkebunan milik masyarakat sekitar,” Ujar Irpan Nusir.

Irpan Nusir juga menegaskan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat untuk menerima semua laporan yang disampaikan oleh masyarakat terkait dengan lingkungan dan jangan sampai didiamkan.

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...