Seorang warga Cot Gapu Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang berdomisili di Lampriet, Kuta Alam Banda Aceh meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di salah satu warung nasi yang berada di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (25/5/2020).

Kinerja BPBA Terkesan ‘Loyo’ dalam Penanganan Covid-19

IKHSAN Anggota DPR Aceh, Sulaiman SE membagikan masker dan hand sanitizer kepada masayarakat
A A A

BANDA ACEH - Anggota DPR Aceh, Sulaiman SE menilai kinerja Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) terkesan sangat 'loyo' dalam upaya penanganan pandemi covid-19 di tanah rencong.

Padahal, kata Sulaiman, BPBA merupakan elemen pemerintah yang ditunjuk oleh Plt Gubernur Aceh menjadi garda terdepan dalam upaya penananan virus berbahaya tersebut.

Baca juga:DPRA Desak Plt Gubernur Ganti Kepala Dinas ‘Lemot’

"BPBA sendiri terkesan mati suri, padahal itu elemen pemerintah yang di tunjuk oleh Plt Gubernur Aceh menjadi garda terdepan," ujar Sulaiman, Sabtu (2/5/2020).

Selain BPBA, politisi Partai Aceh ini mengaku kecewa melihat SKPA lainnya yang hanya duduk diam tidak saling bahu membahu menangani persoalan Pandemi Covid-19 di Aceh.

"Padahal, SKPA yang lain bisa berisiatif agar proses penanganan ini tidak terkesan lamban,"tegas Mantan Ketua DPRK Aceh Besar.

Menurutnya, banyak pekerjaan yang bisa dibantu jika para kepala SKPA yang ada di Aceh punya inisiatif untuk saling membantu masyarakat.

Baca Juga:Tiga Warga Bener Meriah Dirujuk ke RSUZA Banda Aceh

"Misalnya Dinas Syariat Islam, seharusnya punya planning, masih banyak mesjid yang belum disemprot cairan pembasmi kuman, meunasah-meunasah, dan Fasilititas lainnya yang ada kaitannya dengan dinas tersebut agar dibantu,"sebut Sulaiman.

Begitu juga dengan Dayah-dayah yang ada di Aceh, seharusnya dibantu oleh dinas terkait untuk proses penyemprotan dan bahkan bisa ditangani secara bersama untuk bantuan masker, pemenuhan kelengkapan alat kesehatan di pos kesehatan yang ada dalam pesantren.

"Distambun Aceh, Dinas Peternakan Aceh, Dinas kehutanan, Dinas ESDM Aceh, apa kontribusi lembaga itu untuk penangan Covid-19 yang sifatnya inisiatif dinas itu sendiri, soal Pemotongan anggaran penangan Covid itu bukan inisiatif kepala dinas, itu perintah undang-undang. Saya rasa tidak ada, pada kelihatan loyo semua," katanya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...