Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Ketua HPBM Minta Zulham Bantu Pihak Polisi Ungkap Dugaan Pemotongan Dana BOS

For acehimage.comKetua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh, Riga Wantona
A A A

BENER MERIAH – Ketua umum Himpunan Pemuda Hahasiswa Pelajar ( HPBM ) Banda Aceh, Riga Wantona meminta angggota DPRK Bener Meriah Zulham membatu pihak penegak hukum untuk mengungkap dugaan pemotongan dana Biaya Oprasional Sekolah (BOS ) dijajaran Dinas Pendidikan Bener Meriah.

“Kita berharap pak Zulham mau membatu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut dengan bukti yang di kantonginya tersebut.”kata Riga kepada media ini melalui keterangan tertulisnya, Jumat,2 Juli 2021

Sebab, kata Riga perbuatan tersebut tidak dapat ditoleri dan harus diungkap seterang-terangnya demi mutu pendidikan didaerah ini.

“Jika benar telah terjadi pemotongan dana BOS di Disdik Bener Meriah maka harus diusut tuntas, karena itu merupakan kejahatan yang luar biasa yang mengakibatkan tercorengnya dunia pendidikan didaerah ini.”ujar Riga

Bahkan, Riga menegaskan bagaiman mungkin mutu pendidikan di Kabupaten ini akan menonjol jika mental oknum pendidiknya masih bermental “korupsi”.

“Sebagi putra daerah Bener Meriah saya merasa sangat miris dengan kasus-kasus yang membelit Dinas pendidikan itu, dan saya kwatir akan muncul rasa ketidak percayaan masyarakat terhadap Dinas pendidikan Bener Meriah dalam peningkatan mutu pendidikan terhadap anak didik.” Timpal Riga

Seperti yang kita ketahui, tahun 2020 lalu dinas Pendidikan mengelola anggran mencapain 180 milyar namun sangat disayangkan dengan anggran begitu besar tersebut kita tidak tahu prestasi apa yang telah dicapai Disdik Bener Meriah dalam peningkatan mutu pendidikan. Tanya Riga

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dugaan adanya pemotongan dana BOS tahun anggaran 2020 di jajaran Dinas Pendidikan Bener Meriah awalnya diungkapkan Zulham anggota DPRK Bener Meriah saat rapat Badan Anggran DPRK Bener Meriah tentang pertangungjawaban anggran APBD tahun 2020.

Bahkan dalam kesempatan itu, Politisi PKB itu mengaku mengantongi bukti pemotongan dana BOS. “Sebagai  wakil rakyat  saya sudah  jalankan fungsi pengawasan, yakni menggedor kasus tersebut hingga terungkap ke publik. Selanjut biar penegak hukum yang mengungkapnya,” ujar Zulham.

Zulham menuturkan, terkait bukti-bukti yang ia miliki terhadap dugaan pemotongan dana BOS itu sudah kuat sebagi bukti awal jika dilanjutkan ke ranah hukum.

“Menurut saya, itu bukan pemotongan, tetapi merupangan pungutan liar (Pungli) yang menurut hemat saya bertentangan dengan hukum.”pungkas Zulham

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...