Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Usai Dikritik Banyak Pihak

Ketua DPRK Bener Meriah Buka Suara Soal Bimtek

ISTIMEWAKetua DPRK Bener Meriah, MHD Saleh
A A A

BENER MERIAH - Ketua DPRK Bener Meriah, MHD Saleh memberikan klarifikasi terkait keberangkatan anggota DPRK ke Sumatera Utara dalam rangka mengikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas Anggota DPRK Bener Meriah.

Melalui rilis yang diterima media ini Jumat (18/9/2020), Ketua DPRK Bener Meriah menyampaikan bahwa Bimtek yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan seluruh anggota dewan dalam penganggaran, pengawasan serta pembuatan Perda Bener Meriah sesuai dengan tugas dan fungsi DPRK.

BACA JUGA:LSM dan Mahasiswa Soroti Bimtek DPRK Bener Meriah

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menyamakan persepsi dan konsep pembangunan Kabupaten Bener Meriah ke depan bagi seluruh anggota DPRK yang sama-sama diketahui berasal dari berbagai latar belakang keilmuan dan jenjang pendidikan yang berbeda.

"Dengan tujuan akhir meningkatkan kapasitas dan memperkuat kelembaan DPRK,"terang MHD Saleh.

Saleh mengatakan Bimtek tersebut sesuai dengan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 133 Tahun 2007, tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

“Bimtek ini juga sebagai pembekalan bagi anggota dewan untuk lebih memaksimalkan peran pengawasan dan penganggaran khususnya menghadapi pembahasan anggaran di Tahun 2021," kata Saleh.

Selain itu, Ketua DPRK Bener Meriah menyebutkan Bimtek ini sangat penting untuk anggota dewan agar lebih memahami perundang-undangan, peraturan, dan regulasi baru lainnya, bahkan Bimtek yang dilakukan oleh anggota DPRK Bener Meriah juga sangat penting dilakukan, sebagai bentuk kehati-hatian DPR sekaligus antisipasi dalam pelaksanaan kebijakan dengan tetap berpegang pada ketentuan dan perundang-undangan.

“Untuk diketahui bersama, kegiatan Bimtek di Sumatera Utara tersebut menerapkan protokol COVID-19 secara ketat baik dari sisi penyelenggara maupun peserta, dan sekembalinya ke Kabupaten Bener Meriah para anggota DPRK akan segera melakukan rapid tes,”tegasnya.

"Disisi lain, terkait anggaran kegiatan perlu kami jelaskan bahwa anggaran bukan merupakan mata anggaran baru hasil pembahasan KUA PPAS-P 2020 yang baru selesai dibahas beberapa hari yang lalu. Kegiatan Bimtek tersebut sebenarnya sudah sejak lama di rogramkan, namun, kebetulan saat pelaksanaannya tepat disaat pandemi COVID-19,"terangnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...