Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Aceh Besar Resmi Dikukuhkan

Kukuh DWP Abes
A A A

JANTHO – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Ny. Safrida Yuliani Taqwallah mengukuhkan Kepengurusan DWP Kabupaten Aceh Besar masa bakti 2019 – 2024, Selasa, 6 April 2021.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung secara khidmat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Aceh Besar itu turut disaksikan pula oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar Sulaimi, Penasehat DWP Aceh Besar Ny. Hj Rahmah Abdullah Mawardi serta jajaran pengurus DWP Aceh.

Dengan pengukuhan itu, Ny. Sri Wahyuna Sulaimi yang juga istri dari Sekda Kabupaten Aceh Besar secara resmi menjadi Ketua DWP Kabupaten Aceh Besar, menggantikan Ketua DWP terdahulu, Ny. Magdalena Iskandar.

Dalam sambutanya, Safrida menuturkan melalui kepengurusan DWP baru diharapkan akan memberikan nuansa dan warna baru bagi organisasi DWP khususnya di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar.

“Para pengurus DWP juga diharapkan dapat menjadi corong organisasi serta menjadi rule model bagi para istri PNS. Karena DWP bukan ajang menampilkan kehebatan dan status sosial, tapi DWP wadah bagi para istri PNS untuk mempererat silaturahmi serta menambah pengetahuan dan wawasan baru bagi anggotanya,” kata Safrida.

Ia menjelaskan, sebagai wadah perhimpunan istri PNS, DWP memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kinerja suaminya dalam menjalankan program kerja pemerintah. Oleh karena itu, program yang dijalankan DWP pun harus sejalan dan bisa mengisi ruang-ruang yang tidak dapat disentuh langsung oleh kebijakan pemerintah.

Safrida juga mengingatkan, kepada pengurus dan anggota DWP Aceh Besar agar dapat memberikan contoh teladan yang baik dalam lingkungan kehidupan masyarakat. Seperti halnya dalam mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan prinsip 3M, yaitu Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak. Mengingat kondisi pandemi belum usai.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh pengurus DWP untuk ikut serta membantu serta mendukung Pemerintah Aceh dalam menyukseskan program penanggulangan Covid-19. Dengan cara melakukan sosialisasi tentang vaksinasi Covid-19 kepada anggota DWP, keluarga, karyawan dan masyarakat tentang manfaat dan pentingnya vaksin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Aceh Besar Ny. Sri Wahyuna Sulaimi mengucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatan istri dari Sekda Aceh, yang telah berkesempatan mengukuhkan Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Aceh Besar.

“Semoga kedepan kami bisa melakukan tugas ini lebih baik lagi, dengan saling mendukung dan kerjasama untuk organisasi, maka itu kami mohon arahan dan dukungan dari DWP Aceh untuk dapat memotivasi kami dalam menjalankan keorganisasian,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar sekaligus Penasehat DWP Kabupaten Aceh Besar Sulaimi mengucapakan selamat atas pengukuhan ketua dan pengurus baru. Dia berharap dengan adanya kepengurusan baru akan membawa organisasi DWP ke arah yang lebih baik.

“Kami berharap pengurus baru bisa bekerja dengan baik dan bisa bersinergi dengan pemerintahan dan pengukuhan ini dapat menjadi ajang silaturahmi. Tentunya tujuan utama dalam mendukung peran suami dalam bekerja sebagai Abdi Negara di Aceh Besar agar bisa berkerja dengan baik,” ujarnya.

Proses pengukuhan tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. []

Rubrik:ACEH HEBAT

Komentar

Loading...