Satu unit rumah berkontruksi kayu di Desa Lampeuneuen Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar dilalap si jago merah, Selasa (1/12/2020) sekira pukul 12:49 WIB. Peristiwa kebakaran ini diduga akibat kompor yang lupa dimatikan, sehingga rumah yang diketahui milii Mawardi (41) dalam kondisi rusak berat.

Ketua BKD DPRK Aceh Besar Nilai UU Cipta Kerja Akomodir Hak Buruh

ISTIMEWAKetua BKD DPRK Aceh Besar Zulfikar SH
A A A

ACEH BESAR - Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar Zulfikar SH menyatakan mendukung terhadap pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI.

Zulfikar menilai substansi dari Undang-Undang tersebut sangat mengakomodir hak-hak kaum pekerja (buruh).

Oleh sebab itu, politisi Partai Nasdem ini meminta kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan dalam melakukan aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

"Maka saya meminta masyarakat untuk mempelajari hal hal apa saja yang terkandung di dalam UU tersebut agar tidak gagal faham," kata Zulfikar kepada acehimage.com, Rabu (21/10/2020).

Bahkan, ia menyampaikan Omnibus Law Cipta Kerja merupakan salah satu UU yang terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan kembali perekonomian Nasional akibat Pandemi Covid-19.

"Kemudian UU ini juga bertujuan untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan khususnya kaum pekerja," katanya.

Disamping itu, Zulfikar secara tegas menyatakan siap mendukung dan mengawal dengan seksama terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja demi kesejahteraan rakyat.

"Sekali lagi, saya mengajak masyarakat untuk mempelajari kembali substansi UU tersebut agar tidak tergiring oleh kepentingan kepentingan kelompok tertentu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI M Azis Syamsuddin, menyepakati pengesahan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi undang-undang.

Kesepakatan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...