Sekretaris Pusham Unsyiah, Suraiya Kamaruzzaman, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 20 Januari 2022 episode ke 44 Tahun ke II dengan tema: Apakah Cambuk Solusi Terakhir Bagi Predator Seksual?, yang dipandu oleh host Siti Aminah Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Kepala UPTD Dinas PUPR Lhokseumawe Belum Kantongi Hasil Lab Soal Limbah Air Waduk Pusong

Foto: Lokasi Waduk Pusong Lama.
A A A

LHOKSEUMAWE - Wacana Pemerintah Kota Lhokseumawe melakukan pembongkaran keramba di waduk milik warga pusong lama sebagai tempat budidaya ikan yang sehari melakukan aktivitas untuk mencari rezeki demi kebutuhan hidup menuai protes.

Alasan pemerintah Kota Lhokseumawe melakukan penertiban keramba milik warga tersebut untuk mengembalikan fungsi waduk sebagai area tempat menampung air limbah. Maka melarang warga memanfaatkan waduk sebagai tempat budidaya ikan.

Disamping itu, adapun alasan pemerintah, dimana lokasi waduk tersebut tidak bagus dijadikan sebagai tempat budidaya ikan, karena disitu tempat penampungan air limbah dan ikan hasil budidaya berbahaya bila dikonsumsi bagi kesehatan.

"Penertiban keramba di waduk itu langsung surat perintah dari Walikota yang diganti rugi oleh DKPP, dan itu adalah usulan pemerintah.Tujuannya untuk memperindah lokasi waduk." Kata Haikal Kepala UPTD Waduk PUPR Lhokseumawe. Sabtu 27 November 2021.

Haikal menyebutkan, selain kondisi air tergenang di waduk tersebut, bahkan kotor dan mengandung limbah dan tidak cocok sebagai tempat budidaya ikan.

"Air dalam waduk itu memang tidak bagus, karena sumber limbah mengalir kesitu, baik limbah dari rumah-rumah tanggga dan dari tempat-tempat lainya. Kalau ada pihak yang bilang hasil uji laboratorium membuktikan bahwa air waduk mengandung limbah dan berbahaya hingga ikan budidaya disitu tidak bagus dikomsumsi. Sama saya tidak ada hasil lab, mungkin kalo sama kadis ada saya tidak tau." ujar Haikal.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...