Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Kepala Staf Gedung Putih Positif Corona

APKepala Staf Gedung Putih Positif Corona
A A A

JAKARTA- Kepala Staf Gedung Putih, Amerika Serikat, Mark Meadows, dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19). CNN melaporkan, kondisi tersebut dikonfirmasi dua pejabat pada Jumat (6/11) waktu setempat.

Belum jelas kapan Meadows mengetahui dengan pasti terinfeksi virus corona. Namun, ia merupakan salah satu pejabat yang mendampingi kegiatan serta perjalanan Presiden Donald Trump sejak akhir pekan lalu.

Ia hadir dalam pesat pemilihan di Gedung Putih pada Selasa (3/11) dan melakukan kontak dengan anggota keluarga Presiden.

Pada Rabu (4/11), Meadows bersama penasihat senior Gedung Putih yang juga menantu Trump, Jared Kushner, serta Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, juga mendampingi presiden berkunjung ke kantor tim kampanye di Arlington.

Seorang ajudan mengungkapkan pejabat Gedung Putih saat ini sedang khawatir karena Meadows berada di sekitar staf dan orang lainnya dan berpotensi menularkan virus corona. Sebab, mereka mengundang sejumlah orang untuk sama-sama menyaksikan penghitungan suara.

Hingga saat ini, lebih dari tiga lusin orang di Gedung Putih terinfeksi virus corona, termasuk Donald Trump, sang istri Melania serta putra bungsunya Barron. Wakil Presiden, Mike Pence, serta asistennya, Marc Short, juga terinfeksi pada akhir bulan lalu.

Meadows berada di sekitar tempat tidur Trump ketika sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Seperti dilansir Bloomberg, ia bersama beberapa staf Gedung Putih lainnya jarang terlihat mengenakan masker.

Penanganan Trump terhadap pandemi Covid-19 dinilai buruk oleh sebagian besar masyarakat As dan survei opini publik. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama Trump akan kalah dalam Pemilu AS 2020.

Hal tersebut juga terlihat saat kampanye. Donald Trump dan Joe Biden memiliki pandangan yang jauh berbeda terkait isu tersebut.

Dalam kampanye, Biden kerap mengingatkan agar disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan. Ia pun jarang terlihat tidak menggunakan masker di area publik.

Sedangkan Trump yang terpantau kerap mengabaikan protokol kesehatan, justru menggelar acara kampanye dengan massa besar tanpa upaya jaga jarak dan memakai masker.

Berdasarkan data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, AS melaporkan sekitar 127 ribu kasus baru Covid-19 pada Jumat (6/11) waktu setempat. Angka itu membuat AS masih menjadi negara dengan tingkat infeksi tertinggi di dunia yakni 9,7 juta orang dan 236 ribu orang meninggal.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...