Sejak Bulan Maret

Kemensos Tambah Saldo Bantuan Sembako untuk KPM

ISTIMEWA.
A A A

BENER MERIAH –  Kementerian Sosial Republik Indonesia, kembali menambahkan Saldo bantuan Sembako bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejumlah Rp50.000 sejak  Maret hingga Agustus 2020 nanti setiap KPM.

Dimana sebelumnya bantuan sembako tahun 2019 yang diterima masing-masing KPM senilai  Rp110.000 perbulanya, di Bulan Januari 2020 masing-masing KPM menerima saldo sejumlah Rp. 150.000 kemudian pemerintah melalui Menteri sosial menambah saldo sembako tersebut masing-masing penerima sebanyak Rp. 50.000 yang terhitung sejak bulan Maret sampai Agustus 2020.

Atas penambahan besaran nilai bantuan sembako tersebut, Direktorat Jenderal (Dirjen) penangan fakir miskin wilayah 1 Andi Za Dulung mengkonfirmasikan kepada Koordinator daerah (Korda) agar melaksanakan musyawarah bersama Tim Tikor (Tim Koordinator Kabupaten kota) untuk mengintruksikan pendamping sembako ( TKSK) mensosialisasikan program penambahan sembako kepada seluruh masyarakat Bener Meriah.

Hal tersebut disampaikan Koordinator daerah wilayah 1 Rizki Iwan Seber  SH melalui siaran pers, Kamis (5/3/2020).

Terakit informasi penambahan Saldo bantuan sembako bagi KPM, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah Almanar membenarkan setalah dikonfirmasi kepada jajaran lintas kerja di wilayah 1.

Menurut Alamanar, penambahan Saldo di tahun 2020 ini baru selesai 100 persen penyalurannya karena adanya kenaikan saldo dari Rp 110.000 di tahun 2019 menjadi Rp 150.000 di tahun 2020 sehingga menjadi salah satu faktor terlambatnya penyerapan dilapangan oleh KPM.

Sementara itu H Abu Bakar Sidik, kepala bidang (Kabid) pemberdayaan sosial yang membidangi program sembako selaku supervisor menerangkan, bahwa penambahan saldo yang jumlahnya Rp 50.000 itu adalah hadiah dari Presiden republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi)  yang di tuangkan dalam program sembako 2020 di kabupaten Bener Meriah ini selama  6 bulan.

Kenaikan saldo bantuan sembako tersebut, terhitung mulai Maret hingga bulan Agustus 2020 dimana tiap KPM sembako tersebut menerima Rp. 200.000 perbulanya.

Sementara menurut pengakuan Korda Kabupaten Bener Meriah, penambahan saldo ini sudah kali ke 2 di tahun 2020 ini.

"Sembako ini bukan dalam bentuk uang tunai yang dibawa pulang masing-masing KPM namun dalam bentuk barang dengan nilai barang, seperti beras, dan telor sesuai dengan Juknis dan Pedum," jelas Riski Iwan Seber.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...