Responsif Gender 

Kemajuan Perempuan Semakin Penting dalam Penyelenggaraan Pembangunan

ISTIMEWAKepala Dinas PPPA Aceh, Nevi Ariyani, SE
A A A

BANDA ACEH - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Aceh mengadakan bimbingan teknis tentang jurnalisme responsif gender dan ramah anak bagi jurnalis di Aceh, Kamis (20/2/2020).

Acara yang berlangsung di salah satu Hotel di Kota Banda Aceh tersebut menghadirkan pemateri kondang seperti Yosep Adi Prasetyo. Dia merupakan mantan ketua dewan pers. Selain Yosep, turut hadir Ketua FJPI Pusat, Uni Lubis.

Selain didapuk sebagai ketua FJPI pusat, Uni saat ini menjabat sebagai Pimred IDN Times.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Kabid Partisipasi Media Cetak Kementrian PPPA RI, Susanti dalam sambutannya menyampaikan saat ini kemajuan perempuan semakin penting dalam penyelenggaraan pembangunan sejak menyatakan tekad menghapus diskriminasi dengan menaratifikasi konveksi cedaw tahun 1984.

"Kita telah memiliki fondasi yang kuat untuk membuat penyelenggaraan pembangunan berbasis gender. Inpres nomor 9 tahun 2000 telah memerintahkan agar kesetaraan gender masuk dalam seluruh rencana pembangunan," kata Susanti.

Hal itu seperti dituangkan dalam rencana program RPJP 2000-2025 melalui Keppres tahun 2017 Presiden menetapkan pencapaian target pembangunan berkelanjutan dan tahun 2018 menetapkan perencanaan penganggaran yang responsif gender.

"Kaum perempuan adalah aset dan investasi yang penting bagi bangsa Indonesia yang dapat berkontribusi serta signifikan sesuai kapabilitas dan kemampuannya," katanya.

Dalam konteks pembangunan pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan sangat erat kaitannya dengan memperbaiki kualitas generasi berikutnya mengingat perempuan adalah pendidik pertama di keluarga.

Sementara Kepala Dinas PPPA Aceh, Nevi Ariyani menyatakan mengingat begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi perempuan dan anak khususnya terkait kekerasan maka pemerintah menetapkan prioritas program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Melakukan peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran perempuan dalam pendidikan anak, Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak,

penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan usia anak," papar Kadis PPPA Aceh.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...