Innalilahi wainnailaihi rojiun, Dimas Muhammad Andrean balita yang berusia 2 tahun ditemukan meninggal tenggelam dalam kolam di depan Cafe Pondok Indah, Kampung Karang Rejo Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Selasa (19/1/2021). Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal SH menyebutkan, Dimas Muhammad Andrean pertama sekali ditemukan di dalam kolam oleh Kamarudin karyawan cafe Pondok Indah tersebut.

Kehadiran Vaksin Covid Diklaim Dapat Pulihkan Iklim Investasi

ANTARAIlustrasi
A A A

JAKARTA- Upaya pemerintah dalam menghadirkan vaksin Covid-19 disambut positif oleh banyak kalangan, termasuk para investor.

Kehadiran vaksin diharapkan mampu menekan angka penularan virus corona sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan memulihkan iklim investasi di Indonesia.

Presiden Direktur PT Panin Asset Management Ridwan Soetedja mengatakan dengan adanya vaksin, penyebaran virus dapat dikendalikan dan diharapkan berkurang. Dengan menurunnya tingkat penularan, Ridwan meyakini aktivitas ekonomi dapat meningkat dan kembali mendekati normal.

"Kami sungguh menantikan pendistribusian vaksin Covid-19. Kami harap vaksin ini dapat mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia ke titik mendekati normal," ujar Ridwan dalam keterangan pers yang diterima pada Senin (7/12).

Dia menambahkan bahwa pemulihan ekonomi akan berbanding lurus dengan perbaikan pada sistem kesehatan. Ketika ekonomi pulih, ujarnya, dunia kesehatan akan dapat lebih siap untuk menangani masyarakat yang terjangkit Covid-19.

"Industri manajemen aset diharapkan akan kembali pulih."

Bagi sebagian besar investor, ujarnya, vaksin Covid-19 merupakan sebuah harapan untuk dapat memulihkan dunia investasi.

"Optimisme investor pun kami yakini akan meningkat. Jika optimisme investor meningkat, otomatis mereka akan lebih berani mengambil keputusan dalam berinvestasi," pungkas Ridwan.

Pastikan Kesiapan Vaksin
Pemerintah Indonesia telah memastikan kesiapan vaksin Covid-19 menjelang pelaksanaan program vaksinasi guna mengatasi pandemi yang disebabkan oleh virus corona jenis baru SARS Cov-2.

Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari meninjau langsung fasilitas produksi vaksin di Tiongkok, melakukan uji klinik fase III di kota Bandung terhadap 1.620 relawan, hingga menyiapkan sistem satu data terintegrasi, guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran vaksinasi nantinya.

Kementerian Kesehatan juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan dan vaksinator untuk mempersiapkan program vaksinasi.

Selain dari sisi kesiapan pemerintah, masyarakat juga perlu mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan saat vaksin datang, yakni dengan menambah asupan informasi yang benar.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...