Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

KCI Chapter Sumut-Aceh Gelar Tauring Ke Gayo

SAMSUDDINKomunitas Captiva Indonesia (KCI), Cahpter Sumatera Utara dan Aceh
A A A

BENER MERIAH – Komunitas CaptivaIndonesia (KCI), Cahpter Sumatera Utara dan Aceh kembali akan menyelengarakan touring akhir tahun 2020 dengan mengusung tema “Explore Bumi Gayo"

Menurut salah satu anggota Komunitas Captiva Indonesia (KCI), Ruh Akbar menyebutkan, Komunitas Captiva Indonesia (KCI), Chapter Sumatera Utara- Aceh adalah komunitas yang terbentuk dari perkumpulan orang yang memiliki hobby otomatif yang sama, yaitu Chevrolet Captiva.

"Komunitas KCI ini, bersekala nasional yang tersebar di wilayah Pulau Jawa, Bali dan Sumatera. KCI Chapter Sumut-Aceh kembali menyelenggarakan touring akhir tahun 2020,"kata Ruh Akbar, Rabu (30/12/2020).

Dikatakan Ruh Akbar, selain sebagai media menjalin silaturahmi, menjaga kekompakan dan melatih kerjasama, touring kali ini digagas dengan tujuan untuk mengkampanyekan savety driving bagi sesama pengguna jalan baik itu jalan dalam kota maupun jalan lintas antar kota.

"Tujuan lainnya juga ikut mempromosikan objek pariwisata di wilayah lokasi binaan Chapter Sumut-Aceh, sambil mengunjungi member KCI yang berdomisili di sepanjang lintasan touring yang dilalui,"terang Ruh Akbar yang juga Kadis Perpustakaan dan Arsip Pemkab Bener Meriah.

Lanjutnya, touring ini akan mengambil jalur dari Medan - Langsa - Idi Rayeuk - Lhoksukon - Lhokseumawe. Di kota Lhokseumawe akan berhenti sejenak dan dibawa berkeliling menjiarahi situs religi yang terkenal yaitu makam Syeh Malikussaleh sebagai pendiri kerajaan Islam pertama di Aceh.

Selanjutnya rangkaian touring akan berlanjut dari Lhokseumawe menuju kota Takengon dan bermalam di kota dingin yang terkenal dengan Kopi tersebut pada tanggal 31 Desember 2020 sambil melewati malam tahun baru menyambut 1 Januari 2021.

“Keesokan harinya, tanggal 1 Januari 2021, rombongan akan mengunjungi beberapa situs pariwisata alam Aceh Tengah yang dilanjutkan kembali setelah menunaikan ibadah sholat Jumatan,"katanya.

Malamnya, peserta touring akan bermalam di lokasi dengan konsep penginapan alam menggunakan fasilitas tenda dome beralaskan matras yang disuguhi panorama Danau Laut Tawar nan menawan.

Untuk hari ke-3 yakni pada tanggal 2 Januari 2021, peserta touring akan disuguhi wisata edukasi yang menyajikan perjalanan hulu-hilir tentang kopi mulai dari proses pembibitan, menyusuri lebatnya kebun kopi hingga proses panen dan penjemurannya.

Dilanjutkan dengan melihat proses pengolahan - roasting hingga dikemas dengan profesional. Akhir touring ini ditutup dengan menikmati sajian kopi terbaik di cafe yang menjadi industri hilirnya.

Selanjutnya rangkaian touring akan meninggalkan kota Takengon di sore hari menuju kota Blangkejren dan bermalam di Kutacane, Aceh Tenggara sebelum akhirnya akan menuju Kabupaten Karo dan berakhir di Kota Medan.

Adapun peserta touring kali ini yang berasal dari kota Medan, Teuku Shadrak (Ketua Chapter Sumut-Aceh/Media), Arie Infanto (RC-Road Capten), Dr. Heri Purwoko (GL-1 Group Leader), Yudistira (GL-2 Group Leader), Muhammad Syafei, Legianto, Hidayat (Sweeper), Habim.

Turut serta peserta dari Subulussalam; Edy Yuris. Sedangkan dari Aceh Tengah ada, Ruh Akbar, Eka Prasetyawan dan Alfian. Dengan demikian, maka peserta touring kali ini berjumlah kurang lebih 11 (sebelas) unit kendaraan Chevrolet Captiva dan 1 (satu) unit Chevrolet Orlando . pungkas Ruh Akbar

“ Semoga perjalanan ini mendapat manfaat positif bagi peserta touring, juga pada member lain dan masyarakat yang mengikuti informasi jalannya kegiatan. Touring ini di gagas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga kesehatan selama dalam perjalanan sebelum, saat dan sesudahnya,“ tutup Ruh Akbar.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...