Pengamat Politik dan pembangunan dari Universitas Muhammadiyah Aceh Dr Taufik A Rahim menyampaikan dari seratus kelompok penerima dana hibah COVID-19 ada diantaranya merupakan underbow Partai Politik. Hal tersebut disampaikan Dr Taufik dalam wawancara peHTem, Kamis (14/1/2021) kemarin. peHTem merupakan salah satu program Poadcash acehimage.com.

Kawanan Gajah Liar Porak Porandakan Kebun Masyarakat di Blang Rakal

ISTIMEWAPersonel Polisi meninjau rumah yang dirusak akibat kawanan gajah liar
A A A

BENER MERIAH – Kawanan gajah liar kembali porak- porandakan kebun masyarakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (9/1/2021).

Informasi yang diterima media ini dari bagain humas Polres Bener Meriah, sedikitnya 5 hektar kebun masyarakat di Kampung Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo telah dirusak kawanan satwa liar yang dilindungi tersebut.

Selain itu, gajah liar merusak satu unit rumah warga di Kampung Blang Rakal, Dusun Teget.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubbag Hunas Polres Bener Meriah Iptu Jufrizal SH menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari Polsek Pintu Rime Gayo bahwa gajah liar telah masuk keperkebunan warga melalui dusun Pasar Rakal yang belum ada parid isolasi.

“Kemudian Sabtu pagi sekira pukul 03.00 wib gajah tersebut merusak perkebunan milik masyarakat yang belum diketahui pemilik nya,"kata Jufrizal.

Menurut Iptu Jufrizal, diperkirakan sebanyak lima ekor gajah liar masuk keperkebunan warga Kampung Blang Rakal dan hewan bertubuh besar itu berpencar menjadi dua kelompok.

“Satu kelompok sebanyak tiga ekor gajah liar tersebut berada di Dusun Timang Rasa Kampung Blang Rakal, dan dua ekor berada di Dusun Pasar Rakal,"ujar mantan Kapolsek Bukit itu.

Dijelaskan Jufrizal, tanaman yang dirusak oleh gajah liar itu diantaranya, tanaman Pisang, Kopi, Jagung, dan Melon.

“Yang dirusak diperkirakan mencapai lima hektar, namun kita belum dapat mentafsikar berapa kerugiannya, sebab pemilik kebun tidak berani melihat kebunnya karena kawanan gajah liar itu masih berkeliaran diperkebunan,"terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Pintu Rime Gayo, Ipda Dasril menyebutkan, kawanan gajah liar yang berkeliaran di Kampung Balang Rakal juga telah merusak aliran listrik. Pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan PT PLN agar memperbaiki kabel listrik yang dirusak.

Ipda Dasril menghimbau, kepada masyarakat sekitar agar selalu waspada terhadap gajah liar yang kerap memasuki perkebunan bahkan permukimanan warga.

Seperti diketahui, konfilk gajah liar dengan masyarakat Kecamatan Pintu Rime Gayo sudah berlangsung sejak tahun 2007 silam hingga saat ini. Bahkan untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah setempat diperkirakan telah menganggaran sebanyak Rp8 milar untuk penanganan konflik tersebut.

Selama konflik itu berlangsung, bukan hanya telah menimbulkan korban harta benda juga telah menelan korban nyawa.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...