Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Rabu 24 Februari 2021. Aksi tersebut dilakukan untuk meminta Gubernur Aceh dan DPR Aceh untuk lebih peduli kepada masyarakat miskin.

Katib Syuriah PBNU Sebut Abu Janda Banyak Rugikan NU

RepublikaPermadi Arya atau Abu Janda
A A A

JAKARTA -- Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Zulfa Mustofa mengatakan Permadi Arya atau Abu Janda tak jelas sebagai warga nahdliyin. Zulfa pun menyebut Abu Janda lebih banyak merugikan NU.

Hal tersebut disampaikan Zulfa menyusul pernyataan Abu Janda yang menyebut Islam sebagai agama arogan.

"Lagi pula Abu Janda tidak jelas ke NU-annya dan lebih banyak merugikan NU," kata Zulfa kepada CNNIndonesia.com, Jumat (29/1).

Zulfa menyatakan Abu Janda tak berhak mengaku sebagai representasi dari NU usai melontarkan Islam sebagai agama arogan. Ia menepis pernyataan kontroversial yang dilontarkan Abu Janda sebagai cerminan pemikiran dan akhlak dari NU.

"Dan yang bersangkutan tak pantas menisbatkan dirinya pada NU," kata dia.

Sebelumnya, Abu Janda berkicau soal 'Islam agama arogan' saat bicara tentang agama impor yang menginjak-injak kearifan lokal.

"Islam memang agama pendatang dari Arab, Agama Asli Indonesia itu Sunda Wiwiwtan, Kaharingan dll. Dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. Kalau tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal @awemany," kicaunya lewat akun @permadiaktivis1, Senin (25/1).

Pernyataan itu menuai banyak kritik dari berbagai tokoh agama Islam. Salah satunya dari Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Serikat, Akhmad Sahal. Ia mengkritik keras Abu Janda karena menyebut Islam sebagai agama arogan.

Sahal menilai pemahaman Permadi salah kaprah. Ia menegaskan agama Islam tak arogan terhadap budaya lokal seperti yang disampaikan oleh Permadi.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif pun meminta Abu Janda berhenti memprovokasi umat Islam dengan menyebut Islam sebagai agama yang arogan. Slamet menilai pernyataan Permadi adalah ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...