Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri ST, narasumber peHTem edisi Kamis 24 Juni 2021 episode 50 dengan tema: Dewan Partai Aceh Sibuk Pokir, Peringatan Muzakir Manaf Serius atau Sensasi?, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Kasus Konfirmasi Positif Bertambah di Bener Meriah

SamsuddinKadis Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi
A A A

BENER MERIAH - Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bener Meriah kembali terjadi. Sebanyak sembilan warga disebutkan terpapar virus corona disease untuk gelombang kedua, berdasarkan data Gugus Tugas pada Kamis, 6 Mei 2021.

"Penambahan kasus konfirmasi positif ini dari 17 spesimen swab yang dikirim Tim Satgas dua hari lalu (Selasa, 4 Mei) ke Balitbangkes Aceh," ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Ilham Abdi, di kantor Dinas Kominfo Bener Meriah.

Dari uji RT PCR Balitbangkes Aceh, sebanyak sembilan dari 17 spesimen swab tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Dia merincikan, sampel tersebut merupakan milik MK berdomisili di Kecamatan Bukit, NN (17) dan ZL (30) warga Wih Pesam, dan MN (61), AI, serta ZD (37) warga Kecamatan Permata.

Selanjutnya spesimen milik AG (60) dan MY (54) warga Kecamatan Bandar juga terkonfirmasi positif.

Dari 17 spesimen tersebut, terdapat tiga warga yang terkonfirmasi positif berdomisili di Aceh Tengah, tetapi bekerja di Bener Meriah. Mereka adalah WN (25) dari Bies Aceh Tengah, BD (37) dan CF (23) warga Bebesen, Aceh Tengah.

"Dengan penambahan ini, total gelombang ke-2 terkonfirmasi positif warga Bener Meriah berjumlah 32 orang. Satu di antaranya meninggal dunia, dan kondisi pasien lainnya isolasi mandiri," imbuh Ilham Abdi.

Ilham yang juga Kadis Kominfo Bener Meriah mengingatkan masyarakat untuk waspada dan hati-hati terhadap penularan Covid-19 gelombang ke-2 di Bener Meriah.

"Apalagi masa sekarang menjelang mudik dan pascamudik, tentu terjadi mobilitas tinggi di tengah masyarakat. Kemungkinan akan terjadi lonjakan penularan covid-19."

Dia mengatakan pemerintah telah melarang mudik demi menghindari lonjakan Covid-19 di Indonesia umumnya, dan di Provinsi Aceh khususnya. "Kita berharap masyarakat mematuhi anjuran Pemerintah untuk tidak mudik apabila tidak mendesak demi menjaga diri dan keluarga dari penularan Covid-19," tutup Ilham Abdi.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...