Aktivis Perempuan, Yulindawati kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 9 Februari 2023 episode ke 50 Tahun ke 3 dengan tema: Pedagang Kaki Lima Tertindas, Benarkah LKMS Mahirah Muamalah Melakukan Praktek Lintah Darat di Nanggroe Syariah? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Ternyata Anak Purn Polisi Bintang Satu

IstIptu Rinaldi Aryyawinata Hutama Putra
A A A

ACEHIMAGE.COM – Sebelum mendaftar di taruna Akpol Polda Aceh, Iptu Rinaldi Aryyawinata Hutama Putra pernah tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Pada awalnya, Rinaldi merantau ke Banda Aceh dari Bandung, Jawa barat mengikuti kawannya dan kuliah di Unsyiah (Universitas Syiah kuala ) mengambil jurusan hukum tahun 2011, kendati pilihan awalnya di harus menjadi Polisi mengikuti jejak orang tuanya.

Rinaldi kemudian mendaftar di taruna Akpol Polda Aceh pada tahun 2012, lalu mengikuti pendidikan Akpol selama 4 tahun dan lulus menjadi polisi pada tahun 2016.

Ia merupakan anak dari  purn Polisi Brigjen Pol Ade Rahmat Suhendi yang pernah menjabat sebagai Analisis Kebijakan Utama bidang jemen SDM Itwasum Polri, serta pernah menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Selatan.

Sebelum menjabat Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Rinaldi mengawali karir kepolisian sebagai Kanit Ranmor di Polres Cimahi, Jawa Barat kurang lebih selama 2 tahun sejak 2016 hingga 2017.

Kemudian menjabat sebagai  Kanit Jatanras Polres Cimahi kurang lebih selama 7 bulan sebelum diangkat menjadi Kanit Tipiter Polres Cimahi pada tahun 2019-hingga 2020.

Kemudian pada tahun 2020, tepatnya awal April mendaftar sekolah Perguruaan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta kurang lebih selama 14 bulan atau 1 tahun 2 bulan.

Selanjutnya, ditempatkan di Polda Aceh pada tahun 2021 dan pada Bulan September 2021 kembali dipercaya sebagai Panit Jatanras Polda Aceh kurang lebih selama 1 tahun.  Hal itu diungkapkan Iptu Rinaldi Aryyawinata Hutama Putra, Jumat 21 Oktober 2022 di ruang kerjanya.

Selama berkarir di Kepolisian sejak tahun 2016, ia mengaku banyak mengungkap kasus Pencurian Motor (Curanmor) dengan barang bukti terbesar, dan kasus pencurian uang, kasus pembunuhan.

“Intinya kasus-kasus yang bersifat kriminal umum atau 3C yakni Curat, Curat, dan  Curanmor. Sudah banyak kita kasus pencurian diungkap selama bertugas di Polres Cimahi,” ujar Ayah dari dua orang Putri itu.

Dirincikannya, kasus Curanmor yang pernah diamankan saat bertugas di Jawa barat yakni pelaku sindikat nya besar se Pulau Jawa dengan barang Bukti yang diamankan waktu itu sebanyak 60 unit sepeda motor, dan mobil 8 unit.

Tersangka waktu itu, sebanyak 7 orang. Setelah itu pengungkapan kasus pencurian pemberatan disalah satu Instansi pemerintah kerugian mencapai miliaran. Begitu juga dengan kasus pembunuhan sudah beberapa kali diungkap. Terangnya.

Disisi lain, Rinaldi menyebutkan, awalnya orang tuanya sempat melarang kalau jadi polisi jangan di bagian Reskrim. Sebab, orang tua saya memang besiknya di bidang Reskrim,  “Dulu orang tua saya sempat ngomong kalau kamu jadi polisi jangan direskrim, kalau yang di bidang lain terserah,” ujar Rinaldi.[]

Komentar

Loading...