Anggota DPR Aceh HT Ibrahim ST MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menunda melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh untuk sementara waktu. Ini disampaikan Ibrahim setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang selama ini bergantung hidup di daerah tersebut. "Apalagi saat ini, sama-sama kita ketahui sedang Pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk," kata Pria yang akrab disapa Ampon Bram, Kamis (22/10/2020).

Dewan Ikut Membantu

Karhutla, BPBD Bener Meriah Terjunkan Dua unit Armada

SAMSUDDINKebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Rabu (14/10/2020).
A A A

BENER MERIAH - BPBD Bener Meriah menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk padamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Rabu (14/10/2020).

Dari pantauan media ini, dua unit damkar yang berasal dari Pos 02 Lampahan dan Pos 03 Singgah Mulo dibantu TNI dari Koramil Pintu Rime Gayo, Polisi dari Polsek Pintu Rime Gayo dan beberapa masyarakat berjibaku memadamkan api yang membakar lahan milik warga Kampung Alur Cincin.

Dalam aksi pemadaman tersebut, salah seorang anggota DPRK Meriah, Sapri Gumara turut serta membantu untuk proses pemadaman.

Akses jalan menuju lokasi kebakaran sedikit menyulitkan mobil pemadam kebakaran untuk secepatnya tiba dilokasi.

Plt Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, dari informasi yang diterima timnya dari warga setempat bahwasanya telah terjadi kebakaran hutan di KM 42 dan kebakaran lahan di Kampung Alur Cincin Kecamatan Pintu Rime Gayo.

"Untuk di kilometer 42 sebanyak 3 hektar yang terbakar, sementara di Arul Cincin mencapai 5 hektar dan hingga saat ini masih dilakukan upaya pemadaman,"terang Safriadi.

Sampai saat ini, masih dilakukan upaya pemadaman dan berharap kebakaran tersebut cepat diatasi sehingga tidak meluas ke lahan lainya.

Sementara itu anggota DPRK Bener Meriah, Sapri Gumara mengatakan, saat itu sedang mengantar bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Blang Rakal.

Sewaktu diperjalanan pulang dia berpapasan dengan mobil pemadam dengan suara serinenya sebagai tanda sedang terjadi kebakaran.

"Kemudian saya menanyakan kepada mereka dimana kebakaran, setelah itu saya langsung membuntuti mobil pemadam tersebut ke TKP,"kata Sapri.

Melihat perjuangan para anggota damkar yang penuh dengan resiko, ia merasa terenyuh melihatnya begitulah selama ini menghadapi musibah tidak perduli sesulit apa aksesnya mereka tetap semangat melaluinya.

"Belum lagi selama ini kadang-kadang saat mereka bertugas banyak menerima perlakuan yang tidak mengenakan,"ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...