Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 28 November 2022 episode ke 29 Tahun ke 3 dengan tema: Pemko Banda Aceh Terutang Akibat Mantan Bankir Tak Becus Pimpin Kota? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Jumat Curhat

Kapolres Bener Meriah Tampung Aspirasi Masyarakat

SamsuddinKapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto memberikan penjelasan dalam Jumat curhat
A A A

ACEHIMAGE.COM – Dalam rangka menampung aspirasi masyarakat terkiat kamtibmas, penegakan hukum dan pelayanan, Polres Bener Meriah menggelar acara Jumat curhat bersama Wartawan, LSM, Ormas, Pemuda, dan Mahasiswa.

Jumat curhat tersebut mengusung tema “Dipresilakan untuk masyarakat yang ingin menyampaikan masukan ataupun keluhan terkait tindak kejahatan, pungli, dan gangguan kamtibmas lainnya. Curhat aman dan nyaman bersama Bapak Kapolres Bener Meriah.”Jumat, 4 November 2022 di Asa Café, Pante Raya.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto SIK mengatakan, pihaknya selalu terbuka untuk masyarakat jika ingin menyampaikan informasi, bahkan selama ini kita telah memberikan nomor WA yang dapat dihubungi ketika ada hal yang mau dilaporkan.

“Saya sudah memberikan nomor kontak saya, jika masyarakat mau menyampaikan segala tindak kejahatan maupun kinerja personel yang tidak menyenangkan silahkan lapor ke saya melalui nomor saya tersebut,” kata AKBP Indra.

AKBP Indra juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada unsur yang hadir pada acara Jumat curhat ini, baik wartawan, LSM, Masyarakat dan Mahasiswa yang hadir kami persilakan memberikan kritikan dan masukan.

Dalam kegiatan tersebut, banyak masukan yang disampaikan baik terkait persoalan Narkoba, penangan kasus di tengah masyarakat, Kamtibmas, dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, mudah-mudahan acara seperti hari ini senantiasa dilakukan guna meningkatkan tali silaturahmi antara pihak kepolisian dengan elemen masyarakat,” kata Munawir Arloti ketua Dewan Kesenian Bener Meriah.

Munawir menambahkan, kami juga sangat mengapresiasi terkait kinerja Kepolisian khususnya jajaran polres Bener Meriah yang menangani persoalan dengan cepat, seperti kasus pencurian, narkoba.

Terkait penyelesain sengketa di tengah masyarakat yang diselesaikan dengan mengedepankan kearifan lokal, ini adalah langkah yang bijak dan patut didukung. Namun alangkah lebih bagusnya jika persoalan yang diselesaikan seperti itu di publish agar masyarakat luas tau.

“Sehingga masyarakat tau dan mengerti, bahwa peran serta kepolisian sudah masuk ke dalam pelestarian adat dan budaya. Untuk itu saya berharap dalam menangani sengketa hendaknya juga melibatkan tokoh adat dan budaya di daerah ini,” pinta Munawir.

Disisi lain, Enal yang mewakili masyarakat Bener Meriah menyebutkan, perlu sosialisasi kepada masyarakat pentingnya meningkatkan kepekaan dan kesadaran terhadap tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Bener Meriah.

“Saya menilai dewasa ini kepekaan dan kepedulian masyarakat sangat menurun terhadap meningkatnya kasus kriminal, seperti pencurian, narkoba. Seolah-olah mereka merasa bodo amat sehingga kasus pencurian dan narkoba cukup mengkhawatirkan di daerah ini,” ujar Enal.

Sementara itu, Muhamammadinsyah berharap Polres Bener Meriah terkait penangan kasus korupsi di daerah penghasil kopi arabika gayo itu. Sebab, sejak tahun 2016 hingga saat ini belum ada kasus korupsi yang berhasil di ungkap.

Sedangkan Adi Jablay berharap, pihak kepolisian bisa melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba kepada para pelajar, terlebih di wilayah Pintu Rime Gayo.

“Saya berharap kepada Kasat Narkoba untuk melakukan sosialisasi pencegahan narkoba, sebab lebih baik mencegah daripada menindak,” harapnya.

Ia juga meminta agar pihak Satlantas memberikan teguran kepada mobil pengangkut kayu gelondongan yang tidak di tutup, dan mobil pengangkut pasir bila mereka membandel tindak saja. Tegas Jablay.[]

Komentar

Loading...