Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Selebaran Gelap Bikin Gempar Bener Meriah

Kajari Bener Meriah Bantah Dapat Paket Proyek

Agus Suroto SH MH
A A A

BENER MERIAH – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bener Meriah, Agus Suroto, SH., MH, membantah memiliki paket proyek, seperti tertulis dalam selebaran yang menghebohkan masyarakat beberapa hari ini.

“Dari informasi selebaran itu bahwasanya nama Kajari juga tertera dalam list pemilik paket proyek itu. Saya katakan itu tidak benar, sebab saya pribadi tidak tahu artinya, tidak paham juga terkait proyek-proyek yang disebutkan itu karena saya ini PNS," kata Agus Suroto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 21 April 2021.

Dia mengatakan selebaran tersebut juga mencantumkan nama Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari Bener Meriah. Menurutnya hal tersebut aneh lantaran keduanya baru saja bertugas di Bener Meriah.

"Tentu belum kenal dengan orang-orang di sini, lantas kok disebut-sebut juga punya proyek," kata Agus.

Dia juga membantah adanya fee proyek karena dari penelusuran pihaknya, belum ada proyek yang dikerjakan di Bener Meriah. "Enggak mungkin kegiatan belum dikerjakan sudah menyetorkan fee," tegasnya.

Selain itu, dari hasil penelusuran pihaknya, sebagian nama yang tertera di dalam selebaran tersebut tidak menjadi pemenang proyek di Bener Meriah. Pihaknya juga sudah mengonfirmasi langsung kepada orang-orang yang tercantum di dalam selebaran tersebut. "Setelah didatangi orang yang bersangkutan, bukan dia yang menang,“ kata Agus.

Kajari Bener Meriah belum dapat mengambil tindakan lantaran kesulitan melacak nama pengirim selebaran tersebut. Meskipun demikian, dia menyerahkan proses penyidikan untuk menindak pelaku secara hukum kepada pihak polisi. "Untuk itu kita akan koordinasi dengan Polres," ucap Agus.

Sementara itu, Kepala ULP Bener Meriah, Fitranullah menegaskan, selama ini pihaknya hanya mengetahui nama-nama perusahaan, direktur dan data-data pengurus perusahaan saja setiap pengadaan proyek. Sementara siapa yang ada di belakang perusahaan pemenang lelang tersebut, mereka tidak tahu.

"Siapa yang membawa, itu kami tidak tahu. Artinya bagi kawan-kawan yang menang itu, insya Allah bisa dipertanggungjawabkan oleh kawan-kawan pokja secara teknis," kata Fitranullah.

Dia juga tidak mengetahui perkara list nama pemilik proyek yang beredar dalam selebaran gelap di Bener Meriah. Sementara untuk proyek di Bener Meriah TA 2021, ULP telah menayangkan lebih dari 70 paket.

"Jadi silahkan saja dicek di web LPSE Bener Meriah, paket-paket apa saja yang sudah tayang," pungkasnya.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...