Zikrayanti, MLIS, PhD (Cand) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 23 September 2021 episode 10 Tahun ke II dengan tema: Terkait Vaksin Siswa, Wali Murid Minta Gubernur Pecat Kadisdik Aceh, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Kadisbudpar Aceh: Desa Nusa Layak Masuk 50 Besar ADWI 2021

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin Adam, SE, M.Si, Ak
A A A

Banda Aceh – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisbudpar) Provinsi Aceh, Jamaluddin, mengaku bangga atas lolosnya Desa (gampong) Nusa, Kecamatan Lhoknga Kabupaten, Aceh Besar, yang berhasil lolos 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Saat ini, Desa Nusa tercatat menjadi satu-satunya perwakilan Aceh yang terpilih dalam 50 Besar Desa Wisata Terbaik ADWI 2021 berdasarkan hasil kurasi para dewan kurator dan juri.

Menurut Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin, Desa Nusa sangat pantas masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik ADWI 2021 yang diiniasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI).

“Desa Nusa sudah lama menjadi desa wisata dan layak masuk nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021,” ujar Jamaluddin di Banda Aceh, Selasa, 24 Agustus 2021.

Jamaluddin menambahkan, Desa Nusa selama ini mengusung konsep wisata berbasis masyarakat. Konsep itu pula yang membuat daya tarik wisatawan berkunjung ke gampong yang berjarak 30 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh itu.

“Desa Nusa juga sudah banyak dikunjungi oleh tokoh-tokoh, influencer, artis, dan youtuber,” ungkap Jamaluddin.

Atas pencapaian tersebut, Jamaluddin berharap masyarakat Desa Nusa dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin guna menjadi yang terbaik di ajang ADWI 2021 ini.

“Terus kolaborasi, inovasi dan adaptasi untuk membangkitkan pariwisata Aceh. Semoga Desa Nusa bisa menjadi contoh untuk desa wisata lainya. Selamat Desa Nusa, Aceh bangga, kami akan selalu dukung untuk menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, pegiat wisata Gampong Nusa, Rubama, mengungkapkan masyarakat di desanya mengaku bahagia atas pencapaian tersebut. Namun, mereka menilai, prestasi ini bikin warga terpacu untuk mengembangkan ke arah yang lebih baik lagi.

“Tentunya kami bahagia bisa menjadi perwakilan Aceh di ADWI 2021. Walaupun sudah tahap 50 besar, kami tidak menutup diri untuk terus mendapatkan input/masukan dari berbagai pihak, apalagi ke depan penjuriannya hadir secara langsung,” kata Rubama kepada acehtourism.travel, Selasa, 24 Agustus 2021.

Rubama menyebut, masuknya Gampong Nusa ke dalam 50 Besar Desa Wisata Terbaik ADWI 2021 tidak terlepas berkat dukungan dari pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Disbudpar Aceh dan dinas terkait lainnya yang telah men-support Gampong Nusa selama ini, sehingga bisa menjadi salah satu desa wisata berbasis masyarakat,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kemenparekraf RI menyelenggarakan ADWI 2021 melalui laman jadesta.com. Kompetisi ini diikuti 1.831 desa wisata dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Awalnya, Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengumumkan 300 besar desa wisata terbaik. Di antaranya, terdapat tujuh dari perwakilan Aceh, yakni Gampong Aneuk Laot (Sabang), Ulee Lheue dan Punge Blang Cut (Banda Aceh), Nusa (Aceh Besar), Damaran Baru Eco Village (Bener Meriah), serta Desa Hakim Bale Bujang dan Bebesan (Aceh Tengah).

Kemudian di babak 100 besar, dewan kurator ADWI memilih tiga desa di Aceh, yaitu Gampong Aneuk Laot (Kota Sabang), Nusa (Kabupaten Aceh Besar) dan Gampong Punge Blang Cut (Kota Banda Aceh).

Teranyar, Senin, 23 Agustus 2021, Menparekraf Sandi mengumukan Desa Wisata Nusa menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Aceh di babak 50 besar ADWI 2021.

Rangkaian kegiatan ADWI selanjutnya adalah melakukan peninjauan dan penilaian langsung oleh dewan juri ADWI 2021 ke 50 besar desa wisata terbaik tersebut. []

Rubrik:ACEH HEBAT

Komentar

Loading...