Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Kadis Syariat Islam Bantah Panitia MTQ Kutip Dana Desa

MUHAMMAD ILHAMPembukaan MTQ ke 35 Kabupaten Aceh Selatan
A A A

ACEH SELATAN - Kadis Syariat Islam Aceh Selatan Indra Hidayat membantah penyelenggaraan kegiatan MTQ ke 35 turut membebankan pada anggaran dana desa. Menurutnya kegiatan ini sepenuh nya dibebankan pada anggaran APBK.

Namun, bila ada pihak Kecamatan yang melakukan pengutipan yang berdalih untuk penyelenggaraan MTQ, ia menyebutkan diluar kepanitian yang sudah terbentuk.

"Anggaran MTQ murni dari APBK. Bila ada kecamatan yang mengutip tidak ada hubungan dengan panitia MTQ," kata Indra Hidayat ketika dikonfirmasi, Minggu (21/3/2021).

BACA JUGA:Pemkab Aceh Selatan Disinyalir Bebankan Dana Desa

Walaupun demikian, Koordinator Pemuda Peduli Aceh Selatan (PPAS) Jekki Aismunandar, dalam siaran pers yang dikirim kepada acehimage.com, Sabtu (20/03/2021) malam menyebutkan. Fenomena yang menghadirkan polemik kembali dipertontonkan oleh Pemerintah Aceh Selatan melalui pendanaan pelaksanaan MTQ XXXV tingkat kabupaten Aceh Selatan.

For acehimage.com

Bagaimana tidak, momentum yang dilaksanakan setiap 2 (dua) tahun sekali itu, kali ini justru terkesan adanya pembebanan pada dana desa, padahal momentum itu semestinya sudah didanai full melalui APBK Aceh Selatan.

"Untuk menyokong pembiayaan MTQ tingkat kabupaten kali ini beredar khabar, setiap Gampong di salah satu kecamatan justru dibebani sebesar Rp500 ribu/gampong, kantor camat dibebani Rp2.500.000 bahkan karyawati hingga PNS juga turut harus berkontribusi," kata pemuda asal kecamatan Sawang Aceh Selatan ini.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...