Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat saat bersepeda di seputaran Kota Banda Aceh pada Minggu pagi (5/7), sempat membuat heboh dunia maya. Para perempuan tersebut sudah diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, Senin (6/7). Mereka semua sudah meminta maaf atas apa yang telah dilakukan.

Kadin Minta Bank Bukopin Bantu UMKM di Aceh 

HT ANWAR IBRAHIMKetua Kadin Aceh, H Makmur Budiman SE bersama pajabat kantor pusat Bank Bukopin di Jakarta.
A A A

BANDA ACEH - Untuk memperkuat sektor UMKM, Kadin Aceh meminta Bank Bukopin membantu sektor usaha UMKM di Aceh  melalui produk kredit bagi pelaku usaha sehingga mampu meningkatkan usaha dan bisnis maupun produknya.

Hal itu di ungkapkan Ketua Kadin Aceh, H Makmur Budiman SE, pada saat acara sosialisasi dan penandatangan MoU produk pembiayaan Bank Bukopin digelar di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh, Jumat pagi (11/10/2019).

"UMKM perlu dibantu dengan skim pembiayaanyang yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecil dalam memperkuat bisnis dan produknya," kata Makmur di depan forum sosialisasi yang dihadiri oleh Ketua Asosiasi seperti Gapensi, AKLI, Aklindo, dan Inkindo.

Selain itu, kata Makmur bank nasional tersebut perlu memberikan kemudahan pembiayaan bagi pengusaha baru, sehingga mareka dapat mengembangkan bisnisnya.

Memang selama ini, kata Makmur, dalam skema pembiayaannya oleh perbankan kerap dilihat suatu usaha dari aspek bankable, akakah melihat dari ketidakmampuan pelaku usaha memenuhi persyaratan perbankan seperti masalah jaminan.

Dirinya kata Makmur, melihat sektor UMKM memiliki kejujuran dalam menjalankan bisnisnya dan sangat prospektif untuk mendapatkan pembiayaan.

"Pelaku UMKM itu memiliki kejujuran dalam berbisnis, dan juga punya niat baik," ujar Makmur.

Makmur berharap, jika Bank Bukopin dalam menjalankan bisnis di Aceh dapat juga bekerjasama dengan pemerintah Aceh.

Apabila Bank Bukopin dapat bekerjasama dengan UMKM maupun pengusaha baru, tentu langkah tersebut akan berkontribusi positif bagi pemerintah Aceh yang tengah fokus dan gencar-gencarnya mengupayakan dalam pengentasan kemiskinan.

Makmur menegaskan, membantu UMKM itu harus all out. "Jadi tidak ada istilah garis merah untuk skema pembiayaan UMKM," tegasnya.

Tentu, kata Makmur, selain dapat membantu pembiayaan melalui skema produk perbankan, pihak Bank Bukopin juga diharapkan dapat mengarahkan CSR atau corporate social responsibilitynya, guna diarahkan pada sektor produktif.

Kadin Aceh kata Makmur siap memberikan masukan, dan berdiskusi demi untuk mengoptimalkan CSR Bank Bukopin ke arah sektor produktif.

Dengan lahirnya Qanun Lembaga Keuangan Syariah, Bank Bukopin diharapkan dapat melakukan penetrasi pasar.

"Jadi dengan Qanun itu, Bank Bukopin dapar memperluas jangkauan pelayanan perbankan. Salah satu caranya melalui strategi pembukaan kantor wilayah, dan memperbanyak kantor cabang ke kabupaten dan kota di Aceh," kata Makmur.

Ditegaskan Makmur, apabila skema ini dapat berjalan sesuai harapan, pihaknya akan mendorong pengusaha yang tergabung dalam Kadin untuk menjadi nasabah dan menabung atau menyimpan uang mereka di Bank Bukopin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...