Zikrayanti, MLIS, PhD (Cand) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 23 September 2021 episode 10 Tahun ke II dengan tema: Terkait Vaksin Siswa, Wali Murid Minta Gubernur Pecat Kadisdik Aceh, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Klaim Kondisi Sudah Membaik

Setelah Berakhir 2 Agustus, Jokowi Kembali Perpanjang PPKM Level 4

NETPresiden Jokowi
A A A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan penerapan PPKM Level 4 di sejumlah daerah pada 3-9 Agustus 2021.

PPKM Level 4 yang diterapkan sejak 26 Juli 2021, berakhir masa penerapannya hari ini, 2 Agustus 2021.

Penerapan PPKM Level 4 pada 26 Juli-2 Agustus 2021, disebut Jokowi telah membawa perbaikan kondisi dalam skala nasional.

"Baik dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR (tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit)," ucap Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 2 Agustus 2021.

Jokowi mengatakan, keputusan perpanjangan PPKM Level 4 pada 3-9 Agustus 2021 merupakan hasil dari mempertimbangkan indikator kasus sepanjang pekan ini.

Jokowi juga mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk mengurangi beban masyarakat akibat pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi.
"Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan BLT Desa," kata Jokowi.

Jokowi juga menyebutkan bantuan untuk pelaku usaha kecil dan PKL, bantuan subsidi upah, dan program Banpers Produktif Usaha Mikro

Sebelumnya, epidemiolog UI Pandu Riono dan koalisi masyarakat pemerhati penanganan wabah, Lapor Covid-19, mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dengan kondisi yang seolah tampak membaik.

"Jangan terlena dengan kondisi pandemi yang 'terlihat membaik' di Jawa!" kata LaporCovid-19 di akun Twitter resmi mereka @LaporCovid pada 1 Agustus 2021.

"Selama 3T-Vaksinasi belum optimal, sulit keluar dari bayangan krisis kesehatan. Terakhir, peringatan untuk wilayah luar Jawa! Tetap waspada dan bersiap dengan skenario terburuk."

Pernyataan itu diamini oleh Pandu Riono melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @drpriono1. "Waspada dengan jebakan atau perangkap pandemi," katanya.[]

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...