Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri ST, narasumber peHTem edisi Kamis 24 Juni 2021 episode 50 dengan tema: Dewan Partai Aceh Sibuk Pokir, Peringatan Muzakir Manaf Serius atau Sensasi?, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Jelang Ramadhan, Pemkab Bener Meriah Gelar Pasar Murah

pasar murah
A A A

BENER MERIAH – Menjelang Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah membuka pasar murah guna meringankan beban masyarakat, di tengah pendemi Covid-19.

Kegiatan pasar murah digelar di empat titik yaitu, Kecamatan Bandar, Kecamatan Wih Pesam, Kecamatan Timang Gajah dan Kecamatan Bukit.

Pasar murah kali ini langsung dibuka oleh Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami, di Kantor Camat Bandar, Senin, 5 April 2021.

"Pasar murah ini akan berlangsung selama empat hari, dimulai hari ini," kata

Kepala Dinas Perdaganan dan Perindustrian Kabupaten Bener Meriah, Abdul Kadir.

Sementara besok Selasa, pasar murah digelar di Kecamatan Wih Pesam, kemudian Rabu di Kecamatan Timang Gajah, dan terakhir Kamis di Kecamatan Bukit, tepatnya di depan Mess Simpang tiga.

"Ini adalah program kerjasama Dinas Perdagangan dan Prindustrian Aceh dengan Bulog yang difasilitasi oleh Disperindag Bener Meriah," kata Abdul Kadir.

Kuota barang yang diberikan untuk tahun ini berupa beras 10.000 kilogram, gula 8.000 kg, minyak goreng 5.000 liter, tepung terigu 2.000 kg, dan telur 40.000 butir.
"Masing-masing barang disubsidi Rp3 ribu, kecuali telur disubsidi 250 rupiah per butir," jelas Abdul Kadir

Jumlah barang tersebut dibagi ke empat lokasi pelaksanaan pasar murah di Kabupaten Bener Meriah, masing-masing kecamatan diberi kouta sebanyak 350 orang.

Masyarakat cukup membayar Rp175 ribu untuk satu paket, yang terdiri dari beras 10 Kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg, tepung terigu 2 kg, telur ayam 1 papan.

Wakil Bupati Bener Meriah Dailami berharap program ini dapat membantu masyarakat kurang mampu dalam menghadapi Ramadhan.

"Kita meminta pelaksanaan pasar murah ini mematuhi protokol kesehatan (Prokes) karena ini masih dalam pandemi Covid-19," kata Dailami.

Dia juga meminta panitia penyalur agar tertib dalam mengatur para pembeli. "Tidak berdesak-desakan, dan untuk warga saya minta untuk tertib,” pinta Wakil Bupati.

Sementara itu, Camat Bandar Rais Abidin, menyebutkan, Kecamatan Bandar terdiri dari 35 Kampung. Masing-masing kampung mendapat kouta sebanyak 10 kupon.

"Kita bersyukur dengan adanya program ini masyarakat dapat terbantu.

Kedepan kita berharap agar kouta ditambah minimal satu kampung itu 25 orang, sebab masih banyak masyarakat yang berhak menerima kupon. Untuk itu harapan kita untuk tahun depan kuota ditambah," ujar Rais.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...