Aktivis Perempuan, Yulindawati kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 9 Februari 2023 episode ke 50 Tahun ke 3 dengan tema: Pedagang Kaki Lima Tertindas, Benarkah LKMS Mahirah Muamalah Melakukan Praktek Lintah Darat di Nanggroe Syariah? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Haili Yoga

Jangan Nodai Even Pacuan Kuda Tradisional Dengan Aksi Perjudian

IstPj Bupati Bener Meriah lepas kuda kelas F
A A A

ACEHIMAGE.COM – Penjabat (Pj) Bupati, Drs Haili Yoga M Si secara resmi melepas race pertama event pacuan kuda tradisional dalam rangka menyemarakan HUT Kabupaten Bener Meriah ke-19 tahun 2022.

Race pertama yang dilepas adalah empat ekor kuda lokal atau kuda kelas F, di lapangan pacuan kuda Sengeda. Senin, 19 Desember 2022.

Event pacuan kuda tahun ini diikuti 245 ekor kuda yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Pidie, dan Aceh Tamiang.

Pj Bupati Bener Meriah Haili Yoga menyampaikan, event pacuan kuda tradisional ini digelar sebagai ajang hiburan untuk rakyat. Sebab, ada makna dan budaya tradisional Gayo dari pacuan kuda ini, untuk itu jangan sempat dinodai dengan aksi perjudian.

Selain itu katanya, ada makna lain dari pacuan kuda tradisional Gayo itu. Di bidang wisata, ajang pacuan kuda tradisional itu dapat menyedot para wisatawan untuk hadir ke Bener Meriah.

“Pelaksanaan event pacuan kuda tradisional memiliki dampak positif yang lebih luas, terutama peningkatan ekonomi masyarakat khususnya bagi pelaku usaha UMKM di Bener Meriah,” terang haili Yoga.

Lebih jauh disampaikannya, sesuai dengan tema perayaan HUT ke-19 Kabupaten Bener Meriah adalah “Kita bangun Pertanian dan Wisata menuju Bener Meriah Belangi”. Ada ajakan dalam tema tersebut, yakni, pada bagian kata “Kita Bangun”. Ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah untuk terus mengevaluasi potensi agar bisa dikenal masyarakat dunia, tidak hanya kopi Arabika-nya saja, tetapi juga sektor pertanian serta budaya tradisionalnya. Ungkap Haili Yoga.

“Mari kita dukung pacuan kuda tradisional ini dengan inovasi dan kreasi kita melalui pemanfaatan media. Bagikanlah postingan yang positif. Bantu pemerintah dalam mempromosikan wisata melalui tangan-tangan kreatif pemuda-pemudi Bener Meriah,”harap orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu.

Sementara itu Irmansyah,  dalam laporan pacuan kuda tradisional menyebutkan, event pacuan kuda tradisional Gayo tersebut diikuti oleh Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Pidie, Aceh Tamiang. Untuk jumlah kuda yang akan ikut sebanyak 245 ekor kuda. “Bener Meriah menurunkan sebanyak 103 ekor kuda, Aceh Tengah 111 ekor kuda, Gayo Lues 29 ekor kuda, Pidie 1 ekor kuda dan Aceh Tamiang 1 ekor kuda. Total hadiah sebesar 245 juta,”terangnya.

Diterangkan Kadis Pariwisata Kabupaten Bener Meriah itu, pelaksanaan pacuan kuda tradisional Gayo dimulai sejak Tanggal 19 Desember 2022 dan akan berakhir pada tanggal 25 Desember 2022.

“Pada hari Jumat kita istirahat dan dilaksanakan acara kenduri kupi Gayo serumpun yang akan di ikuti dari Pulo Tiga Aceh Tamiang, Lokop Serbejadi Aceh Timur, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Kabupaten Bener Meriah selaku tuan rumah. Dalam pelaksanaan final nanti, pengurus pengprov Pordasi Aceh bekerjasama dengan pengcab Pordasi Bener Meriah akan melaksanakan pacuan kuda secara standar Nasional untuk dua race yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum Pordasi Pusat Ibu Triwatty Marciano,”tutupnya.[]

Komentar

Loading...