Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Pemko Banda Aceh

Jajaki Kerjasama dengan Perusahan Peternakan Australia

ISTIMEWAPemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Peternakan, Perikanan, Pertanian dan Kelautan Banda Aceh baru-baru ini berkunjung ke Perth, Australia. 
A A A

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Peternakan, Perikanan, Pertanian dan Kelautan Banda Aceh baru-baru ini berkunjung ke Perth, Australia.

Delegasi dari Banda Aceh yang berkunjung ke Australia pekan lalu langsung di pimpin oleh Walikota H Aminullah Usman. Kunjungan ke Perth kata Aminullah dalam rangka menjajaki kerjasama dengan Arkaba Cattle Farm Australia dalam bidang peternakan sapi,

Kerjasama itu dibangun karena kebutuhan daging sapi di Kota Banda Aceh setiap tahunnya cendrung meningkat terutama pada hari tertentu seperti Meugang Idul Fitri maupun Idul Adha.

Selain itu kebutuhan daging juga meningkat pada perayaan maulid, dimana harga daging tersebut sangat tinggi yaitu berkisar antara Rp.130.000 s.d 160.000 Per Kg,.

Kenaikan kebutuhan dan harga daging bisa saja terjadi karena kurangnya pasokan daging sapi di pasar. "Nah hal ini tentu sangat memberatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan terutama daging segar," kata Aminullah Usman di dampingi Kadis Pariwisata Iskandar.

Untuk mengatasi hal tersebut maka Pemerintah Kota Banda Aceh berusaha mencari solusi yaitu berupa kerjasama dengan Arkana Cattle Farm.

Arkana Cattle Farm merupakan salah satu peternakan terbesar yang berada di Distric Albany. Arkaba Cattle Farm mempunyai lahan untuk peternakan kambing/biri seluas 10.000 Hektar dengan jumlah populasi kambing mencapai 260 ribu ekor.

Selain itu ada juga lahan peternakan sapi berkisar 15.000 Hektar, dengan ribuan jumlah ekor sapi yang beratnya mencapai 400 kg s.d 1,5 Ton per ekor.

Dalam pertemuan dengan Pemilik Cattle Farm, Mr. J Stuart Tohld menyatakan bahwa dia sangat senang dengan kedatangan Delegasi Pemerintah Kota Banda ke Cattle Farm yang terletak di Distric Albany.

"Kedatangan delegasi kita kesana untuk menjajaki kemungkinan kerja sama pengadaan sapi atau kambing dan sebaliknya mareka melakukan investasi di Aceh," katanya.

Dikatakan untuk investasi ada beberapa hal yang harus dilakukan Cattle Farm diantara ketersediaan lahan, infrastruktur,  sumber daya manusia dan regulasi.

Sedangkan Pemerintah Kota yang diwakili oleh Kadis Peternakan, Perikanan, pertanian dan Kelautan Banda Aceh, Ir Zulkifli Syahbuddin menjelaskan tentang mahalnya harga daging, karena pasokan Sapi Australia ke Banda Aceh harus  melalui Provinsi Lampung..

"Nah ini tentu saja memakan cost yang besar karena jauhnya transportasi dari Provinsi Lampung ke Banda Aceh," ujarnya.

Pada kesempatan itu Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman yang sedang berada di Perth Australia juga sangat mendukung langkah kerja sama ini.

Meurutnya ini merupakan langkah positif dalam rangka mengatasi kurangnya suplai daging sekaligus untuk menekan harga daging yang selama ini sangat tinggi, sedangkan di Australia harga Daging Sapi rata-rata cuma Rp. 30,000 Per Kg.

Di Negeri kanguru pendapatan per kapitanya sudah relatif tinggi.Jadi kita terus berusaha agar persoalan kekurangan daging sapi dan kemahalan harga dapat teratasi.

"Seyogianya kita harus dapat menekan harga antara Rp.90.000,- s.d 100.000,- per Kg," sebutnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...