Usia kepemimpinan Mawardi-Waled Husaini memimpin Kabupaten Aceh Besar genap tiga tahun sejak dilantik pada 10 Juli 2017 lalu. Namun hingga kurun waktu itu pasangan putih menahkodai dinilai masih belum bisa membawa daerah tersebut ke arah yang lebih cerah. Bahkan sempat muncul isu ketidakharmonisasi antara Bupati Ir Mawardi Ali dengan Wakil Bupati Waled Husaini, kemudian publik kembali bertanya-tanya di hari ulang tahun kepemimpinan mereka.

Sarkawi:

Jadi Islami Bukan Semakin Banyak yang Dicambuk

SAMSUDINBupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi
A A A

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi bersama forkopimda plus, menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) akbar tingkat Kecamatan yang diselengarakan di Kampung Wonosobo Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Kamis (12/3/2020).

Di Kabupaten Bener Meriah, kegiatan pengajian BKMT adalah merupakan kegiatan rutinitas setiap tahunnya yang digelar secara bergilaran di setiap Kecamatan. Bahkan pada tahun sebelumnya kegiatan yang meningkatkan ukhuwah islamiayah sekaligus mempererat silaturahmi itu dilaksanakan empat kali dalam setahun.

Mengawali kegiatan BKMT tahun 2020 yang dilaksanakan di Kecamatan Wih Pesam, acara religius itu dikemas cukup semarak. Mulai dari dekorasi tempat, penyambutan tamu undangan, pertunjukan cara melaksanakan fardu kifayah (memandikan mayit/jenazah).

Atas kesiapan panitia dan konsep yang dibuat yang terkesan sangat megah itu, mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah.

“Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan kegiatan BKMT yang pertama tahun 2020 ini semeriah ini, untuk itu saya salut dengan panitia yang telah mempersiapkan tempat maupun pelaksanaan kegiatan yang akan kita ikuti hari ini,“ kata Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi saat memberikan sambutan dalam acara BKMT tersebut.

Dikatakan Sarkawi, semoga nanti dikecamatan-kecamatan lain dapat terinspirasi dari BKMT hari ini, bahkan diawal acara tadi kita telah disuguhi pelajaran-pelajaran dari ibu-ibu pengajian Kecamatan Wih Pesam terkait mengurus pemandian.

"Melalui kegiatan BKMT ini kami mengharapkan oraganisasi ini dapat terus eksis di masyarakat, dan mampu menjadi wadah kegiatan positif khususnya bagi masyarakat,"tutur Sarkawi.

Oleh karena itu, dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Bener Meriah yang Islami, harmoni, maju dan sejahtera maka di setiap kampung harus menggalakan pengajian. Dan harus memberantas tempat-tempat maksiat, memberantas tempat penjualan miras dan narkoba.

“Jadi islami itu bukan semakin banyak orang yang dicambuk semakin baik tidak, tapi semakin banyak yang dicambuk berarti pemahannya belum tumbuh, untuk itu kita memulai dari menumbuhkan kesadaran-kesadaran pemahaman oleh karenanya pemerintah mengambil beban-bebanya diantaranya dimulai dari madrasah, TPA, dari pengajian-pengajian umum, “ tegas Abuya Sarkawi.

Dilanjutkan Sarkawi, tantangan kedepan yang harus dihadapi BKMT Kecamatan adalah, ikut berkiprah mengatasi krisis akhlak dan moral generasi muda serta menangkal pengaruh aliran sesat yang berkembang di masyarakat dengan kegiatan dakwahnya.

Sebelumnya, dalam laporanya Camat Kecamatan Wih Pesam Lukman menyampaikan, sebelumnya pihaknya bersama seluruh Reje Kampung di Kecamatan Wih Pesam telah bermusyarah terkait pelaksanaan BKMT akan di mengelar kali dalam setahun.

"Kalau tahun sebelumnya kita menyelengarakan BKMT di Kecamatan Wih Pesam empat kali dalam setahun, namun untuk tahun ini kita mengelar tiga kali namun kita membuat kegiatannya menjadi kegiatan akbar yang mengundang unsur pimpinan tingkat Kabupaten “ jelas Lukman.

Diterangkan Lukman, alasan pihaknya berasama seluruh Reje Kampung di wilayahnya melaksanakan kegiatan seperti itu hanya tiga kali dalam satu tahun lantaran untuk anggaran kegiatan itu tidak bisa diambil dari anggran dana desa.

"Jadi insiatif kami dalam melaksanakan kegiatan seperti ini kedepanya yaitu patungan antara aparat kampung di kecamatan Wih Pesam membiayainya,"ujarya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...