Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Istri Gubernur dan Bupati Bireuen Sumbang Dana untuk BIC

SAMSUDDINBanner Informasi menyangkut pembangunan BIC
A A A

BENER MERIAH – Pembangunan Bandar Islamic Center (BIC) di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah membutuhkan biaya cukup tinggi. Hal itu terlihat dari desain pembanguan yang dipasang panitia pembanguan dalam bentuk banner yang dipajang dilokasi.

Selain biaya untuk pembangunan fisik, biaya untuk kebutuhan lahan yang dipersiapkan direncanakan mencapai 3 hingga 6 hektar yang dibeli secara swadaya oleh masyarakat yang peduli dengan kehadiran BIC membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dalam banner yang berukuran 250 X 250 meter tersbut pihak panitia juga menyertakan tulisan yakni, wakaf tanah hanya Rp 250.000 ribu rupiah /M2. Artinya jika ada masyarakat yang mau berdonasi untuk melunasi harga lahan tersebut yang dihargai 250/meter bisa menyetorkan kepada pihak panitia.

BACA JUGA:Kekhusuan Minta Dibubarkan, Bila Pilkada Tak Jadi 2022

Untuk meringkan sedikit biaya pembanguan BIC tersebut, Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah dalam acara peletakan batu pertama pembangunan BIC di Kampung Pondok Ulung, Kecamatan Bandar Selasa (21/12/2020) mengumumkan bahwa Istrinya Dyah Erti Idawati turut menyumbang sebesar Rp50 juta, selain itu juga Bupati Bireuen Muzakar Abdul Gani menyumbang Rp10 juta dan Bupati Aceh Tengah, Drs Sabela Abubakar menyumbang Rp30 juta.

Selain itu, Bank BPD Syariah turut memberikan dana CSR untuk pembangunan BIC tersebut senilai Rp100 juta.

Sebelumnya, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah berharap keberadaan BIC tersebut dapat menjadi wadah untuk mempersatu ummat dan meningkatkan ilmu agama.

Orang nomor satu di Provinsi Aceh itu juga meminta jangan hanya sekedar membanggakan kebesaran dan kemegahan fisik BIC itu, namun yang paling terpenting adalah BIC itu dapat difungsikan sebagaiman harapan dan keinggianan masyarakat khusunya masyarakat Bener Meriah.

Dari pantuan media ini acara peletakan batu pertama pembangunan BIC tersebut turut dihadiri, Bupati Bireuen, Bupati Aceh Tengah, Wakil Ketua DPRA dan beberapa pejabat lainnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...