Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Bantu Palestina

IP2A Salurkan Donasi Melalui ACT Pidie

Ikatan Pemuda Pidie Aceh (IP2A) yang diketuai oleh Awaluddin, pada hari ini Senin (14/06/2021), menyerahkan donasi untuk Palestina kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT)-Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie.
A A A

PIDIE - Ikatan Pemuda Pidie Aceh (IP2A) yang diketuai oleh Awaluddin, pada hari ini Senin 14 Juni 2021. menyerahkan donasi untuk Palestina kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT)-Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie dengan jumlah Rp. 8.635.000 dan bertempat di Sekretariat ACT-MRI Pidie, hal ini menjadi aksi yang luar biasa oleh para pemuda dari berbagai desa di Pidie dengan ikut peduli terhadap keadaan Palestina sekarang.

Sebulan lebih perjuangan ACT-MRI Pidie dalam gerakan "Rebut Kembali Palestina" dan mengajak berbagai pihak untuk peduli ternyata berbuah manis, dengan semangat patang menyerah membuat banyak pihak ikut bergabung dalam gerakan ini.

Ketua ACT-MRI Pidie, Afdhalul Rahman kepada wartawan, menjelaskan bahwa gerakan Rebut Kembali Palestina kembali membuat lebih banyak masyarakat ikut peduli dengan keadaan disana, ia sangat mengapresiasi gerakan Ikatan Pemuda Pidie Aceh yang membuktikan bahwa masih banyak pemuda-pemuda yang peduli dengan kiris kemanusiaan di Palestina, membuat semangat kami tak pantang menyerah untuk terus mengajak berbagai pihak mulai dari organisasi, mahasiswa, sekolah, instansi pemerintah, legislatif dan masyarakat untuk terus membersamai langkah perjuangan ini.

“Galang dana sudah dilakukan selama kurang lebih dua minggu dengan melibatkan pemuda-pemuda dari berbagai Desa di Pidie, bagi Awaluddin gerakan ini juga sangat menginspirasi pemuda-pemuda lainnya di Pidie agar ikut serta dalam kepedulian krisis kemanusiaan di Palestina,” tutur Awaluddin Ketua dari IP2A saat ditemui di Sekretariat ACT-MRI Pidie.

Kondisi Palestina pasca agresi saat sangatlah memprihatinkan. Banyak daerah yang di bombardir oleh tentara zionis Israel, terutama di daerah Gaza, bahkan di daerah yang seharusnya menjadi green zone atau tidak boleh diserang. Kini setelah gencatan senjata, saatnya kita membangun kembali Palestina

Sejak awal Mei, 10.186 keluarga Palestina di Gaza maupun Tepi Barat menerima bantuan kemanusiaan yang mencakup pangan, air bersih, tempat tinggal, hingga kebutuhan medis. Semua bantuan itu diharapkan bisa kembali memulihkan kondisi Gaza.

Bantuan terbesar, disusul dengan distribusi air bersih yang menjangkau 1.700 penerima manfaat, ACT berusaha untuk menyudahi krisis air parah yang terjadi akibat agresi Israel.

Bantuan-bantuan lainnya juga hadir di berbagai sektor. Seperti di sektor kesehatan, ada bantuan medis dengan belasan ribu penerima manfaat, bantuan fasilitas ambulans pre-hospital, bantuan bahan bakar untuk mengoperasikan generator rumah sakit, juga community shelter untuk tempat tinggal keluarga yang kehilangan rumah.

Bantuan jangka panjang pun turut diperhitungkan ACT, salah satunya diberikan kepada para petani di Gaza. Bantuan modal diberikan kepada mereka sehingga dalam waktu ke depan, hasil panen para petani berpotensi membangun kembali ekonomi Gaza.

"Semoga dengan adanya gerakan dari para pemuda di Pidie membuat lebih banyak lagi pihak yang peduli dengan Palestina, lebih banyak lagi pihak yang terbuka matanya bahwa ini bukan tentang perihal agama tetapi juga perihal rasa kemanusiaan yang seolah tak berlaku disana, semoga lebih banyak lagi yang ikut serta dalam perjuangan kami" harapan Afdhalul Rahman.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...