Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, S.Sos, MSP, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 30 September 2021 episode 12 Tahun ke II dengan tema: Pantaskah Alhudri Ultimatum Kepala Sekolah? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Peringati Haornas 2019 

Insan dan Pelaku Olahraga Terima Penghargaan

ISTIMEWAInsan dan pelaku olahraga terima penghargaan
A A A

ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora Aceh) memberikan penghargaan kepada sejumlah pelatih, atlet, tokoh, pemerhati, instansi, serta wartawan peduli olahraga.

Penghargaan diberikan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang berlangsung di area parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh, Senin (9/9/2019). Sebelum penyerahan dimulai dengan senam kreasi yang diikuti para pejabat teras instansi terkait.

Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Plt Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh Dr M Jafar  SH  M Hum. Tema besar Haornas ke-36 tahun ini adalah “Ayo Olahraga, Dimana saja, kapan saja”.

Dalam peringatan Haornas, Jafar membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga. “Olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah. Maka dengan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut,” ujarnya.

“Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus, terutama adik-adik pelajar kita, maka memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas nasional dan dunia di masa selanjutnya,”

“Semangat mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan olahraga secara rutin dan secara teratur: baik pelajar, masyarakat, pekerja/ karyawan, dan semuanya, bahkan warga binaan yang ada di Lembaga Permasyarakatan,”

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Dedi Yuswadi menyebutkan, pada Haornas tahun ini ada 39 insan olahraga yang menerima penghargaan. Dari jumlah tersebut ada 9 atlet yang menerima yakni Surahmat, Nurul Akmal dan Muhammad Zulhilmi dari Angkat Besi.

Lalu, Irsalina (Muaythai), Victor Wiranata (Wushu), Dhia Rahmat (Panahan), Raqil Wahyudiono (Soft Tenis), Rani Amelia (Petanque).

Sementara untuk katergori pelatih yan menerima penghargaan adalah Effendi Eria, Tarso (Angkat Besi), Syarwan Saleh (Muaythai) Ritiotry (Wushu), Nur Beni (Panahan), Heri Laksana (Sof Tenis), Ridwansyah (Petanque), Fahrizal (Taekwondo), Duta Ambia (Karate), Aldino Perdana Syatanta (Anggar), M Jamil (Tenis Meja).

Sedangkan untuk wasit diraih Fakhrul Razi (Atletik), Zikrul Rahmat (Atletik). Untuk pembina olahraga diterima Mawardi Ali (Bupati Aceh Besr), Darmansah (Eks Kadispora), T Rayuan Sukma (Ketua Pengprov PABBSI Aceh), H Dahlan (Ketua Pengprov Muaythai), Syukri Rahmat (Ketua Pengprov Pesti Aceh), Drs Abdurrahman, M.Pd (Ketua Pengprov Petanque).

Penggerak Olahraga diterima Thanthawi Ishak, (Ketua Jantung Sehat Cab Utama Aceh), Drs Nuzuli MS (Asiafi Provinsi Aceh). H Firdaus SKM, (Yayasan Jantung Aceh Tengah). Kemudian wartawan Olahraga, Jalimin (Serambi Indonesia) dan Ikhsan Maulana (Harian Rakyat Aceh).

Pada kategori organisasi Yayasan Getsampena dan Unsyaih menerima pengharagaan. Instruktur Nita Rahmayanti, Sri Dewi Astuti. Dr Nyak Amir (Guru/Dosen Olahraga). Tim sepakbola Unsyiah menerima penghargaan usai menjuarai kejuaraan internasional sepakbola mahasiswa IMTGT 2019.

Pelajar yang menerima penghargaan adalah M Tawakkallah Nagata (Karate), Aqsha Fellisa Putri (Anggar) dan Siti Fadhillah (Tenis Meja).

Sumber:Rilis
Rubrik:SPORT

Komentar

Loading...