Isu dugaan pembelian tiga unit Kapal Aceh Hebat oleh Pemerintah Aceh yang diduga barang bekas terus bersileweran di laman media sosial. Apalagi setelah terjadi aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Aceh tepatnya di Jalan Mayjend T Hamzah Bendahara No 52, Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu. Bermula dari itu, masyarakat di Aceh ingin mengetahui terkait informasi akurat mengenai pengadaan Kapal Aceh Hebat, 1, 2, dan 3 tersebut. "Cuma kita lihat dari luar aja, cuma ditekan tombol besar sebagi bukti peluncuran ke laut. Lalu kami diajak ke tempat makan-makan dengan alasan kapal balik lagi," kata sumber media ini yang mengaku hadir pada saat itu.

Ini Sederet Profesi Terduga Teroris yang Diamankan di Aceh

ISTIMEWAKabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, S. H., S. I. K., M. Si.
A A A

BANDA ACEH - Beberapa hari lalu Densus 88 Anti Teror Mabes Polri telah mengamankan lima terduga teroris di sejumlah lokasi di wilayah Aceh, yakni di Kota Langsa, Banda Aceh dan di Aceh Besar.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada, MPhil melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, SH SIK MSi mengatakan, kelima terduga teroris yang diamankan petugas itu, masing-masing berinisial UM alias AA alias TA, inisial SA alias S, inisial SJ alias AF, inisial MY dan inisial RA.

"Kelima terduga teroris yang diamankan itu berprofesi berbeda-beda," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Terduga teroris inisial UM alias AA alias TA berprofesi sebagai pedagang buah-buahan.

Sementara terduga inisial SA alias S memiliki profesi swasta/tukang. Selanjutnya, terduga SJ alias AF berprofesi sebagai ASN di Pemkab Aceh Timur.

Kemudian terduga inisial MY berprofesi wiraswasta memiliki usaha perikanan dan cafe.

"Sementara terduga inisial RA berprofesi sebagai swasta/tukang," sebut Kabid Humas.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...