Anggota DPR Aceh HT Ibrahim ST MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menunda melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh untuk sementara waktu. Ini disampaikan Ibrahim setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang selama ini bergantung hidup di daerah tersebut. "Apalagi saat ini, sama-sama kita ketahui sedang Pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk," kata Pria yang akrab disapa Ampon Bram, Kamis (22/10/2020).

Ini Jumlah Kasus Corona di Bener Meriah

ISTIMEWA Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, dr Aliyin
A A A

BENER MERIAH – Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah merilis 20 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, dr Aliyin kepada wartawan menyampaikan, jumlah tersebut berdasarkan hasil swab RT-qPCR yang dilakukan sejak tanggal 1 s/d 3 Okteber 2020.

Aliyin menuturkan 20 orang yang terkonfirmasi positif tersebut diantaranya, H (L) , RI (L), MWO (L) Kecamatan Bandar, EP (L), AE (L) , MH (L) , AA (L) Bukit.

Selanjutnya, ER (P) , BB (L) , MH (L) , ARS (L), RIU (L), RM (P) , DA (L) , BH (L) , MS (L) , CFD (P) , YS (L).

Sedangkan yang dua orang meningal masing-masing, KP (L) Lampahan yang meningal dunia di RSUD Datu Beru, AH (L ) Blang Ara meningal dunia di RSUZA.

Dijelaskan Aliyin, total yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 73 orang dan 3 orang meningal. Dan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif sudah di tracking dan yang positif corana sedang menjalani isolasi mandiri.

Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Aliyin menghimbau kepada masyarakat untuk jangan panik tetapi masyarakat harus betul-betul memahami bagaimana penyebaran virus itu sehingga kita berharap tetap menjaga protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

Yang terpenting bagi aparat Kampung atau masyarakat, mungkin melihat ada warga yang datang dari daerah zona merah tetap kita himbau untuk waspada, apabila perlu lakukan isolasi, sesuai dengan daerah yang telah membentuk kampung tanguh Covid yang menyediakan tempat isolasinya sehingga kita bisa memantau dan jika ada keluhan bisa hubungi puskesmas.

“Dengan hal tersebut kita bisa pantau masyarakat kalau ada yang mengalami gejala-gejala mengarah ke Covid, dan akhir-akhir ini kebanyakan gejala pada kasus terkonfirmasi postif adalah gangguan pencernaan,"ungkap Aliyin.

Pihaknya akan tetap melakukan mengamati dan memantau dengan secara surveilans, dimana surveilens itu ada di puskesmas dan juga ada di kabupaten dimana tugas surveilens itu mengati tentang penyakit covid-19 khusnya yang ada didaerah.

Kepada masyarakat, Aliyin menghimbau untuk menjaga dan meningkatkan imun tubuh seperti mengkonsumsi makanan yang bergizi, berolah raga dan berjemur. Sebab jika terinfeksi virus Covid-19 sementara imun lemah itu sangat beriseko.

Aliyin juga menuturkan cara menjalani isolasi mandiri bagi pasien yang terkonfirmasi covid-19, yakni tetap dirumah batasi kunjungan, buka jendela untuk sirkulasi udara, jangan gunakan alat makan bergantian, cuci peralatan makan dengan sabun, gunakan lengan dalam jika bersin, selalu cuci tanggan dengan sabun, jaga jarak aman dengan orang lain,hindari keramaian jika keluar dari rumah.

Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...