Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Ini Jadwal Pameran Artefak Peninggalan Rasulullah SAW di Kabupaten Bener Meriah

For acehimage.comDrs H Hamdan
A A A

ACEHIMAGE.COM – Majelis Artefak Rasulullah SAW, Padang-Sumatrea Barat akan menggelar pameran barang mulia ( Artefak ) peninggalan Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Bener Meriah.

Pameran tersebut akan  berlangsung sejak 13 hingga 15 Februari 2022 di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten penghasil kopi arabika itu. Untuk lokasi pertama yakni di Pesantren Ummahatul Mukminin, Pondok Pesantren Bustanul Arifin dan Masjid Babussalam.

“Pameran tersebut diprakarsai oleh Bupati Bener Meriah dan Ponpes Ummahatul Mukminin,” kata Kepala Kementerian Agama ( Kankemenag ) Bener Meriah, Drs H Hamdan, Selasa, 8 Februari 2022 dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Hamdan, pameran itu nantinya akan menampilkan barang mulia peninggalan Nabi besar Muhammad SAW seperti, Sorban Rasulullah, Rambut, Darah Bekam, Jenggot, Tongkat, Kiswah, Ka'bah, Kiswah penutup makam Rasul dan juga pedang perang Nabi Muhammad SAW yang diserahkan kepada sahabat Khalid bin Walid.  Jelas Hamdan.

“Dalam pameran ini, Kemenag Bener Meriah perannya mensosialisasikan kepada masyarakat dan kepada Tengku guru kita. Sosialisasi itu telah kita laksanakan sejak beberapa hari yang lalu sampai hari H nanti,”terang Hamdan.

Selain itu melihat secara langsung artefak Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga untuk memupuk rasa cinta serta mengetahui dan meneladani lebih dalam sifat-sifat Nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya, sekaligus sebagai inspirasi keteladanan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi umat yang beragama Islam. Tutur Hamdan.

Untuk itu,  bagi masyarakat yang akan menyaksikan atau melihat langsung barang – barang mulia itu nantinya akan ada tim teknis yang mengatur. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemik Covid-19 maka harus menerapkan protokol kesehatan.

“Artinya, masyarakat yang ingin melihat akan diatur karena ada syarat-syarat yang akan diberlakukan diantaranya, pengunjung tidak boleh menyentuh ( memegang ) dan jika diizinkan petugas artefak itu harus dipegang dengan tangan kanan,” imbuh Hamdan.

Tujuan pameran artefak Rasulullah SAW adalah untuk mengenalkan benda-benda mulia peninggalan  Nabi besar kita, serta meningkatkan kecintaan terhadap baginda Nabi Muhammad SAW juga diharapkan akan mampu melepas kerinduan umat Islam terhadap baginda Rasulullah SAW  Insya Allah. Pungkas Hamdan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah Ilham Abdi menyampaikan, dengan adang pameran barang – barang mulia peninggalan Nabi Besar Muhammad SAW tentunya ini satu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, ini akan  menjadi kekuatan baru di negeri berselimut kabut/negeri diatas awan ini yang terkenal dengan kopinya, sekaligus akan menjadi  sektor wisata religi.

"Kita berharap dengan adanya pameran ini nantinya, para orang tua bisa  memberikan edukasi  kepada anak-anaknya, memahami agama Islam ini siapa yang membawanya, dengan demikian akan menambah rasa kecintaan kita serta anak-anak kita  terhadap Rasulullah SAW," tandas Ilham.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, jadwal pameran artefak Rasulullah SAW di Kabupaten Bener Meriah berlangsung pada tanggal 13 Februari di Ponpes Ummahatul Mukminin, Kampung Karang Rejo,14 berlangsung di Ponpes Bustanul Arifin, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, dan 15 di Masjid Babussalam Simpang Tiga Redelong. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...