Penolakan terhadap rencana Tgk H Sarkawi mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bener Meriah terus bermunculan, jika sebelumnya penolakan tersebut datang dari HPBM dan Partai PKS, kali ini hampir seluruh unsur agama islam di daerah berhawa sejuk itu juga menyatakan sikap menolak pengunduran diri Sarkawi sebagai Bupati.

IGI Aceh Gelar Distance Learning Meugiwang untuk Guru

MURDANI TIJUEKepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA saat membuka acara Pelatihan Jarak Jauh (Distance Learning) bagi guru melalui Video Conference di Opproom Kantor Dinas Pendidikan Aceh, Jumat (27/03/2020)
A A A

BANDA ACEH - Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh menggelar pelatihan pembelajaran jarak jauh (Distance Learning) bagi guru jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pelatihan yang dikemas dalam bentuk MEUGIWANG (Meurunoe Meubagi Wawasan Lam Jaringan) itu bertema “Distance Learning Inkubasi Corona virus merupakan salah satu solusi yang tepat”.

Adapun pematerinya adalah Wakil Ketua Umum IGI Pusat yang juga guru SMA Negeri 1 Nurussalam Kabupaten Aceh Timur, Khairuddin MPd.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IGI Wilayah Aceh, Drs Imran, Sabtu (28/03/2020).

Imran mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 240 orang guru se-Aceh. Dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA didampingi Kacabdin Wilayah Sabang, Abdul Hamid MPd, Ketua Wilayah IGI Aceh, Drs Imran dan Ketua IGI Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan M.Pd Aceh melalui Video Conference di Opproom Kantor Dinas Pendidikan Aceh, Jum'at (27/03/2020).

"Disaat menghadapi kondisi seperti saat ini, IGI Aceh menawarkan gagasan untuk membantu guru-guru khususnya di Aceh dengan model pembelajaran jarak jauh. Para peserta dapat mengikuti pembelajarannya dari rumah mareka masing-masing," Kata Imran.

Imran mengucapkan terima kasih atas dukungan moril dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang ikut mensuport dan menfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan IGI Aceh. Selain itu juga kepada DitPSMK yang sudah memfasilitasi room Webex.

"IGI memiliki instruktur yang ahli di bidangnya dan sudah bersertifikat nasional. Dan para instruktur tersebut siap sedia untuk berbagi ilmu guna membantu Dinas Pendidikan Aceh dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta guru-guru dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD, MPA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas gagasan yang dilaksanakan IGI Wilayah Aceh untuk berbagi ilmu kepada guru-guru di Aceh disaat situasi sedang lockdown.

"Seluruh provinsi di Indonesia saat ini meliburkan sekolah dalam menghadapi pencegahan virus Covid-19, namun proses pembelajaran harus tetap berjalan khususnya di Provinsi Aceh," kata Rachmat Fitri.

Dikatakannya, model pembelajaran jarak jauh atau Distance Learning yang dilakukan oleh guru dengan siswa memanfaatkan Information of Technology (IT) merupakan sebuah alternatif.

"Terima kasih kami ucapkan atas gagasan IGI Wilayah Aceh yang telah berbagi wawasan dalam jaringan untuk belajar jarak jauh untuk memudahkan pembelajaran digital yang sangat bermanfaat ini," ucapnya.

Ia menambahkan Dinas Pendidikan Aceh sangat mendukung ide-ide kreatif seperti yang sedang dilakukan saat ini.

"Selamat kepada semua guru yang sedang mengikuti pelatihan ini semoga bermanfaat dengan harapan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Kedepannya Disdik Aceh juga akan kerjasama dengan IGI dalam program “Siswa Bertanya Guru Menjawab” untuk membantu siswa selama masa lockdown sekolah,"pungkas Rachmat Fitri.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...