Innalilahi wainnailaihi rojiun, Dimas Muhammad Andrean balita yang berusia 2 tahun ditemukan meninggal tenggelam dalam kolam di depan Cafe Pondok Indah, Kampung Karang Rejo Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Selasa (19/1/2021). Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal SH menyebutkan, Dimas Muhammad Andrean pertama sekali ditemukan di dalam kolam oleh Kamarudin karyawan cafe Pondok Indah tersebut.

Hari Ini 3 Bansos Tunai Diluncurkan Presiden, Total Bantuan Rp110 Triliun

SetkabPresiden Jokowi
A A A

JAKARTA - Presiden Jokowi hari ini meluncurkan 3 program bansos tunai yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kartu Sembako (PKS) dan Program Bantuan Sosial Tunai (BST).

Kesemua bantuan itu diperuntukan bagi penerima se-Indonesia secara virtual. Peluncuran bansos tunai ini digelar dari Istana Negara.

Bansos tunai ini dikhususkan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

Pada kesempatan itu Jokowi berharap bansos tunai ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Nah, ketiga bansos tunai yang diluncurkan hari ini yaitu Kartu Sembako, Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Saya meluncurkan langsung bantuan tunai se-Indonesia pada masyarakat penerima Program Keluarga Harapan, Program Kartu Sembako dan Program Bantuan Sosial Tunai," ungkap Prediden Jokowi, Senin (4/1/2020).

Pada kesempatan tersebut Presiden menjelaskan total anggaran yang disiapkan untuk bantuan ini sebesar Rp 110 triliun yang diambil dari APBN.

"Bantuan ini Kita harapkan dapat meringankan keluarga-keluarga yang terdampak pandemi COVID. Kemudian kita harapkan juga bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional, mengungkit ekonomi nasional kita," kata Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini telah merinci program bantuan sosial (bansos) tunai yang bakal didistribusikan segera setelah peluncuran.

Bansos tunai yang diluncurkan yaitu: PKH: target penerima 10 juta keluarga dengan anggaran Rp 28,71 triliun.

Kartu sembako: target penerima 18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp 45,12 triliun.

Bansos tunai atau BST: target penerima 10 juta keluarga dengan anggaran Rp 12 triliun.

Pendistribusian dilaksanakan oleh bank milik negara

Bantuan ini kata Risma bakal didistribusikan ke 34 provinsi di Indonesia. Pada kesempatan itu Risma pun kemudian menjelaskan apa saja bansos tunai
yang bakal di distribusikan di bulan Januari, yaitu:

PKH untuk 10 juta keluarga yang disalurkan setiap 3 bulan sekali, pada bulan Januari akan disalurkan sebesar Rp 7,17 triliun.

Kartu Sembako pada bulan Januari akan disalurkan bagi 18,8 juta keluarga dengan jumlah anggaran Rp 3,76 triliun.

BST kepada 10 juta keluarga di bulan Januari dengan total anggaran sebesar Rp 3 triliun.

"Jadi total atau keseluruhan anggaran yang disalurkan bulan Januari sebesar Rp 13,93 triliun," ungkap Risma di depan Jokowi.

Risma menuturkan, pendistribusian PKH dan Program Kartu Sembako akan dilaksanakan oleh bank-bank milik negara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN).

"Jadi bank-bank tersebut akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing- masing. Begitu juga untuk BST, penyerahan bantuan akan dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia," kata Risma.

Sedangkan PT Pos di samping membuka counter-counter penyaluran di kantor- kantor PT Pos, juga akan mengantarkan ke tempat tinggal masing-masing bagi keluarga penerima yang sakit dan penyandang disabilitas berat yang tidak bisa mengambil langsung.

Presiden Jokowi dalam acara peluncuran bansos tunai ini, selain Risma selaku Mensos, sang presiden juga didampingi oleh Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri BUMN Erick Thohir

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...