Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 6 Oktober 2022 episode ke 14 Tahun ke 3 dengan tema: Peran Anggota DPRA dalam Memperjuangkan JKA yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

BBM Naik

Harga Hasil Pertanian Turun

IMG20220905124302
A A A

ACEHIMAGE.COM - Masyarakat kian merasakan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Solar dan Pertalite.

Betapa tidak, dampak naiknya harga BBM itu mengakibatkan sejumlah harga kebutuhan pokok ikut naik, ditambah lagi ongkos angkutan umum dipastikan ikut naik.

Namun yang sangat disayangkan, malah sejumlah harga komoditi dari petani  turun. Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah (APSBM) Sabardi, Senin 5 September 2022.

Beberapa hari ini, harga tomat dan Kubis (Kol) yang di beli dari tingkat petani turun. Sebelumnya harga tomat 4000-5000/kilogram, kini turut Rp2500/kg.

Begitu juga dengan Kol, sebelumnya harganya Rp4000 kini harganya Rp2500-2000/Kg.

"Itu memang sudah terjadi sejak dulu, ketika harga BBM naik pasti harga dari petani akan turun," kata Sabardi.

Turunnya harga tomat dan Kol dipengaruhi faktor tidak terbendungnya barang yang masuk dari luar Aceh.

"Tomat dan kol dari Sumatera yang menguasai pasar lokal di Aceh, jadi permintaan pasar di Aceh terhadap barang kita dari Bener Meriah berkurang," jelas Sabardi.

Bardi menambahkan, dampak menurunnya permintaan terhadap kol mengakibatkan kol di gudang-gudang tidak laku dijual. "Untuk saat ini kol yang belum laku dijual mencapai 5 ton, itu yang ada di gudang pusat pasar sayur Bale Atu, belum lagi di gudang-gudang yang ada di kecamatan," ungkap Sabardi.

Bardi berharap, pemerintah Aceh membatasi tomat dan kol masuk dari daerah luar Aceh ke pasar lokal Aceh. Hal itu agar barang petani di Aceh khususnya Bener Meriah tidak menajir.[]

Komentar

Loading...